banner 1000x130

Polda Jatim Bongkar Jaringan Narkoba Iran, Sita 22 Kg Sabu dari Dua Kurir di Balikpapan

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur kembali mencetak prestasi besar dalam pemberantasan narkoba internasional dengan membongkar jaringan pengedar sabu-sabu yang terafiliasi dengan kartel narkotika asal Iran atau Timur Tengah. Sebanyak 22 kilogram sabu berhasil disita dalam pengungkapan kasus ini.

Kepala Unit III Subdirektorat II Ditresnarkoba Polda Jatim, Kompol Kurnia Dewi Lestari, pada Rabu (23/4/2025) mengungkapkan bahwa dua tersangka telah diamankan dalam operasi tersebut. Keduanya berinisial REP (38), warga Kota Batu, dan WR (35), warga Kota Surabaya.

banner 1000x130

“REP dan WR ditangkap pada Minggu dini hari, tanggal 20 April 2025, saat berada di depan Pelabuhan Semayang, Kelurahan Prapatan, Balikpapan, Kalimantan Timur,” ujar Kompol Kurnia dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya.

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya upaya pengiriman narkotika dari Surabaya ke Balikpapan oleh dua orang pria. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim dari Ditresnarkoba Polda Jatim langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif.

Modus yang digunakan oleh para tersangka tergolong unik sekaligus berbahaya. Sabu-sabu seberat total 22 kilogram tersebut disembunyikan dalam 22 buah kotak makanan berbahan plastik merek Tupperware, masing-masing berisi satu kilogram sabu. Barang-barang itu kemudian dikemas dalam tas ransel carrier dan karton bekas bungkus rokok agar tidak mencurigakan.

“Selain narkotika, kami juga mengamankan dua unit telepon genggam milik pelaku yang akan kami analisa untuk pengembangan lebih lanjut,” tambah Kurnia.

REP dan WR saat ini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman untuk keduanya sangat berat, yakni pidana mati atau penjara seumur hidup.

Kompol Kurnia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini. Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk memburu pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan internasional tersebut.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberantas jaringan narkoba internasional. Kami akan terus bergerak dan menindak tegas setiap bentuk peredaran narkotika lintas negara,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkotika. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan informasi dari masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang mengancam masa depan bangsa,” pungkasnya.(Red)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130