banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130
Berita  

GPBN Riau Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Pengemudi Ojol yang Dilindas Rantis Brimob di Pejompongan

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Riau |Nusantara Jaya News – Peristiwa tragis menimpa seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (21), yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob Polri saat pembubaran demonstrasi di sekitar Rusun Bendungan Hilir II (Benhil II), Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Insiden ini sontak memicu perhatian luas, baik dari masyarakat maupun berbagai organisasi. Salah satunya datang dari Gerakan Pemuda Barisan Negeri (GPBN) Provinsi Riau. Ketua GPBN Riau, Jo Hardi, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan yang dikenal sebagai tulang punggung keluarga.

banner 300x250

“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan keprihatinan atas terjadinya insiden di Pejompongan. Kehilangan ini bukan hanya duka keluarga korban, tetapi juga duka bersama bangsa,” ujar Jo Hardi. Sabtu, 30 Agustus 2025.

Menurut saksi mata, kejadian itu berawal saat polisi membubarkan kerumunan demonstran. Di tengah kekacauan, Affan yang sedang melintas terjatuh dari motornya. Naas, sebuah mobil rantis Brimob yang melaju kencang tidak sempat menghindar hingga melindas korban.

Pihak Gojek sebagai perusahaan aplikasi transportasi daring tempat Affan bernaung, juga menyatakan tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti kasus ini. Mereka menegaskan akan mendampingi keluarga korban dalam proses hukum maupun santunan.

Meninggalnya Affan Kurniawan menambah daftar panjang korban jiwa dalam insiden saat penanganan demonstrasi. GPBN Riau menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi evaluasi serius bagi aparat keamanan agar tindakan represif tidak kembali menelan korban yang tidak bersalah.

“Affan adalah simbol perjuangan anak bangsa yang mencari nafkah dengan cara terhormat. Kami berharap aparat menindaklanjuti kasus ini secara transparan agar keadilan bisa ditegakkan,” tegas Jo Hardi.

Hingga kini, proses penyelidikan terkait insiden tersebut masih berlangsung. Publik menantikan komitmen aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab terjadinya tragedi yang merenggut nyawa seorang anak muda ini. (Red)

banner 1000x130
https://nusantarajayanews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0005-e1748427094351.jpg
banner 1000x130 banner 2500x130