banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130
Berita  

Siswa Cendekia Harapan Jimbaran Live in Program Pengolahan Sampah di Abiansemal

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Badung |Nusantara Jaya News – Sebagai bagian dari program pengembangan karakter, kemampuan bertahan hidup dan mengasah kerjasama serta kepemimpinan, Sekolah Cendekia Harapan menyelenggarakan Live In Program yang ditujukan bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Live in Program tahun ini dilaksanakan selama tiga hari di banjar Mumbul Desa Taman Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung dengan melibatkan siswa dari kelas 7 dan 8 sekolah Cendekia Harapan.

banner 300x250

“Program ini merupakan bagian dari kurikulum kokurikuler wajib untuk seluruh siswa kelas tatap muka (offline mode) jenjang SMP dan SMA, dan menjadi sarana penting untuk membentuk keterampilan hidup yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas, ” terang Ni Putu Indah Cahya Prihatina, S.Hut., M.M. Chief of Engagement Sekolah Cendekia Harapan.

Melalui Live In, para siswa tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah pedesaan atau komunitas lokal selama beberapa hari. Di sana, mereka belajar tentang kehidupan sehari-hari masyarakat, turut serta dalam aktivitas produktif, serta menggali nilai-nilai empati, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini juga memperkuat pemahaman siswa terhadap keberagaman sosial budaya Indonesia, serta meningkatkan kemandirian dan rasa syukur.

Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan yang aman dan terstruktur, didampingi oleh para fasilitator dari sekolah, serta bekerja sama dengan mitra komunitas yang telah dikurasi.

Selain untuk merasakan pengalaman hidup di desa, anak-anak juga mempunyai misi untuk melakukan pengembangan dan memberikan ide solutif untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh Desa Taman. Setiap aspek kegiatan dirancang agar relevan dengan visi Cendekia Harapan: empowering scholars to build better communities.

Anak-anak kelas 7 dan 8 SMP Cendekia Harapan telah melakukan research mengenai Desa Taman, menganalisis profil desa, dan mengidentifikasi sejumlah permasalahan, antara lain: pengelolaan hasil ternak, sawah, dan kebun yang belum maksimal; pengelolaan sampah (waste management) yang belum optimal; rendahnya kesadaran hidup sehat di kalangan anak muda; serta kurangnya perhatian terhadap pelestarian lingkungan.

Setelah mengidentifikasi masalah tersebut, setiap kelompok merancang proyek sebagai solusi. Salah satunya adalah pembuatan aplikasi waste management yang memberikan edukasi interaktif kepada pengguna mengenai cara mengelola berbagai jenis sampah dengan benar.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menyelesaikan berbagai “misi” pengelolaan sampah di lingkungan sekitar mereka dan mengunggah bukti kegiatannya untuk ditukarkan menjadi koin hadiah. Proyek lainnya adalah pembuatan aplikasi edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Aplikasi ini dilengkapi fitur reporting yang memungkinkan pengguna melaporkan kerusakan lingkungan di sekitar mereka, sehingga dapat segera ditindaklanjuti secara bersama-sama agar lingkungan dapat pulih dan lestari kembali.

Live In Program adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen Sekolah Cendekia Harapan dalam mengembangkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga peduli dan siap menghadapi tantangan dunia nyata dengan hati dan integritas.

Wali Kelas 7 sekaligus Head Quality School Cendekia Harapan, Ni Luh Sekar Astuti, yang mendampingi para siswa saat sesi perpisahan mengatakan, hampir semua siswa sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Para siswa CH begitu antusias mengajar adik-adik SDN 1 Desa Taman.

Dari pengamatan Sekar, selama mendampingi para anak didiknya mengajar, banyak anak anak desa Taman belum cukup paham untuk mengolah sampah dengan baik dan dari sisi kepedulian juga belum bagus.

“Anak anak melihat dari akar masalahnya apakah hanya sekedar fasilitas atau ada hal lain di baliknya dan dari analisa mereka melihat dari sisi pengetahuan mereka belum cukup untuk mengolah sampah dengan baik dan dari sisi kepedulian juga belum makanya dari solusi yang mereka susun lebih banyak pada edukasi, “jelas Sekar.

Khaira Firmansyah, Siswa Cendekia Harapan dari kelas 7 mengaku sangat senang mendapat kesempatan mengajar . Bersama kelompoknya menciptakan aplikasi bernama Taman Bersih.

“Aku sangat senang mengajar, kebetulan aku mengajar Bahasa Inggris. Adik sekolah disini sangat percaya diri, mereka mau maju dan sangat aktif,” ungkapnya.

Aplikasi Taman Bersih yang diciptakannya tersebut digunakan untuk membantu orang-orang di desa taman dalam mengelola sampah dengan benar. Ia berharap dengan pemahaman pengelolaan sampah yang benar desa ini bisa menjadi desa percontohan.

Sekretaris desa Taman, I Gede Wardana yang hadir , mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Live in ini. Ia pun memuji kepintaran siswa CH atas prestasi mereka dalam menciptakan beberapa aplikasi pengelolaan sampah.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada SMP CH yang telah melaksanakan kegiatan LIve in di desa Taman dengan program ini yang sangat luar biasa meskipun dengan hari yang sangat pendek hanya 3 hari Namun memberikan dampak yang luar biasa, di mana sekolah SMP CH berhasil mewujudkan intelektual intelektual yang luar biasa dalam pengelolaan sampah,”Ungkap Wardana.

Ia begitu kagum kepada siswa CH dimana dengan jenjang pendidikan yang masih SMP sudah mampu membangun beberapa aplikasi yang sangat amat bermanfaat.

“Dengan 3 hari pengalaman di sini dapat menganalisa permasalahan-permasalahan yang ada di desa Taman baik dari segi permasalahan pengelolaan sampah maupun dari segi indikator kesehatan masyarakat dengan kebiasaan masyarakat tersebut, ” imbuh Wardana.

Ia mengaku jika desa Taman sudah memiliki TPST dan juga masing-masing keluarga telah diberikan bantuan modal tebe modern, namun dengan pemahaman yang belum cukup memadai oleh warga desantentang bahayanya sampah sehingga program pemilahan belum maksimal.

Wardana berharap dengan hadirnya siswa sekolah CH memperkenalkan aplikasi di desa Taman akan memberikan dampak positif terhadap penanganan sampah yang benar. (Tik)

banner 1000x130
https://nusantarajayanews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0005-e1748427094351.jpg
banner 1000x130 banner 2500x130