Post Views Today: 26
Rantauprapat|nusantara jaya news|Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Rantauprapat menggelar perayaan Natal bersama di Gereja GKPI yang berlokasi di Jln.Torpis, RantauPrapat, pada Rabu 10 Desember 2025
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, senior, Cipayung Plus Labuhanbatu, organisasi mahasiswa, dan pemuda gereja.
Tema Natal GMKI Cabang Rantauprapat tahun ini adalah “Berubahlah! Temukanlah Kasih Allah dalam Peziarahan!” (Bdk. Lukas 24:31-33; Roma 12:2) dengan sub tema “Berjumpa dalam Kasih Persahabatan dan Bertransformasi bersama seluruh Ciptaan”.
Dalam renungan Natalnya, Pendeta Yeftahani Silitonga M. Th menekankan pentingnya GMKI membawa perubahan positif di tengah-tengah masyarakat. “Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Rantauprapat harus bisa melakukan perubahan yang positif di tengah-tengah Gereja, Perguruan Tinggi, dan masyarakat,” ujarnya.
Ketua GMKI Cabang Rantauprapat Rian Harefa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Natal adalah salah satu momentum penting bagi umat Kristen dalam memperingati hari kelahiran Tuhan yesus Kristus, Maka dengan adanya perayaan natal ini saya mengajak seluruh Badan Pengurus Cabang, Panitia Natal serta Anggota GMKI Cabang Rantauprapat agar terus melakukan perubahan positif di tiga medan layan GMKI yaitu Gereja,Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Tegasnya
Julianus Lase selaku ketua panitia Pelaksanaan juga menambahkan Makna natal melalui pembagian tali kasih GMKI kepada Yatim Piatu dan Orang tua yang membutuhkan serta hadiah lucky draw.
Lanjut, Julianus mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen dan instansi yang telah berpartisipasi dalam perayaan Natal ini.
“Kiranya Perayaan Natal ini bisa menjadi awal bagi kita semua untuk melakukan perubahan-perubahan positif di tengah-tengah masyarakat dan Sukacita kita bersama,” Tutupnya.(Rif)
Berita Terkait
Polres Probolinggo Kota Amankan Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah dan Perkantoran* KOTA PROBOLINGGO – Satreskrim Polres Probolinggo Kota Polda Jatim menangkap seorang pria berinisial AE (32) atas kasus pencurian barang elektronik di sejumlah lokasi di wilayah Kota Probolinggo. AE ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Probolinggo Kota pada Rabu (3/2/2026) sekitar pukul 18.15 WIB di wilayah Mayangan. Dari hasil pemeriksaan, tersangka tercatat sudah 12 kali melakukan aksi pencurian di sekolah dan perkantoran. Hal itu seperti disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin didampingi Plt Kasi Humas Iptu Zainullah, Kamis (26/2/26). AKP Zaenal Arifin menjelaskan, tersangka menyasar berbagai barang elektronik yang memiliki nilai jual. “Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 12 kali di lokasi berbeda,” ujar AKP Zaenal. Kasus terakhir terjadi di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Kecamatan Kanigaran pada Rabu (28/1/2026) dini hari. Di lokasi tersebut, tersangka mengambil 1 unit AC karena merupakan barang elektronik yang tersedia di tempat kejadian. Kepada Polisi, tersangka mengaku beraksi seorang diri dengan berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari sasaran. Setelah menemukan lokasi yang dinilai sepi, pelaku masuk dengan merusak akses bangunan dan mengambil barang elektronik yang bisa dijual kembali. “Tersangka mengambil barang elektronik yang mudah dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambah AKP Zaenal. Dari penangkapan ini, Polisi menyita 1 unit AC Samsung ½ PK (indoor dan outdoor), sepeda motor Honda CB150R yang digunakan saat beraksi, serta sejumlah alat seperti obeng dan tang. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara dan denda hingga Rp 500 juta. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain serta menelusuri dugaan penadah barang hasil curian tersebut. (*)
