Medan |Nusantara Jaya News — Rasa kecewa tampak tak bisa disembunyikan dari wajah Ilham Arifin. Pria warga Medan tersebut mengaku masih menunggu kejelasan atas dana simpanan sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah) yang ia titipkan kepada Hijriyah, namun hingga kini belum juga dikembalikan sesuai kesepakatan awal.(17/1)
Ilham menuturkan, uang tersebut ia serahkan dengan dasar kepercayaan, dan dengan komitmen bahwa dana akan dikembalikan pada waktu yang disepakati. Namun, beberapa waktu berlalu, pengembalian yang diharapkan tak kunjung terealisasi.
Menurutnya, berbagai upaya persuasif telah dilakukan. Ia mengaku sudah berkali-kali meminta penjelasan dengan cara baik-baik, berharap persoalan dapat selesai tanpa menimbulkan masalah besar. Namun, langkah komunikasi tersebut belum membuahkan hasil.
“Simpanan itu saya berikan atas dasar kepercayaan. Sampai sekarang belum ada itikad baik untuk mengembalikan dana sebesar satu juta rupiah tersebut,” ujar Ilham Arifin dengan nada kecewa.
Meski begitu, Ilham menegaskan dirinya masih membuka ruang dialog. Ia berharap penyelesaian bisa dilakukan secara kekeluargaan, jujur, dan transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Namun jika tetap tidak ada kejelasan, ia mengisyaratkan siap menempuh jalur hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Hijriyah belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi atas pernyataan Ilham Arifin. Redaksi masih terus berupaya menghubungi yang bersangkutan untuk mendapatkan penjelasan, demi menjaga keberimbangan informasi sebagaimana prinsip kode etik jurnalistik.
Kasus perselisihan terkait dana simpanan seperti ini bukanlah hal baru di masyarakat. Banyak yang pada akhirnya dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan itikad baik kedua belah pihak. Karena itu, publik diimbau untuk menunggu keterangan resmi dari seluruh pihak agar tidak terjadi simpang siur informasi.(Ihb)















