Jakarta |Nusantara Jaya News – Band rock alternatif asal Jakarta, Gongpati, resmi merilis album debut mereka bertajuk Luka Kolektif. Album ini menjadi penanda langkah awal Gongpati dalam menyuarakan keresahan, kelelahan emosional, hingga secercah harapan yang lahir dari pengalaman hidup nyata.
Lewat Luka Kolektif, Gongpati tidak berusaha tampil sempurna. Mereka justru hadir dengan lirik yang apa adanya dan musik yang emosional, membiarkan setiap lagu menjadi ruang aman bagi pendengarnya—terutama bagi mereka yang sedang lelah, bingung, atau merasa sendirian. Album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah perjalanan jujur menyusuri luka dan kehilangan yang kerap dialami banyak orang, namun jarang diucapkan.
Salah satu lagu, “New Money (OKB)”, menyoroti ironi ambisi modern dan obsesi terhadap pencapaian materi yang kerap mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan. Lagu ini menjadi kritik reflektif atas realitas sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sementara itu, “Kita Semesta, Kita Selamanya” hadir sebagai penutup yang lebih tenang—menawarkan resolusi, penerimaan, dan harapan setelah melalui pergulatan batin sepanjang album.
Secara musikal, Gongpati memadukan nuansa rock alternatif dengan sentuhan emosional yang kuat, menciptakan atmosfer yang intens namun tetap intim. Setiap trek terasa seperti potongan cerita yang saling terhubung, membentuk satu narasi besar tentang luka kolektif yang dialami banyak manusia.
Melalui album debut ini, Gongpati berharap karyanya dapat menjadi teman seperjalanan bagi pendengar—bukan untuk memberi jawaban, melainkan untuk menemani proses memahami perasaan sendiri.
Album Luka Kolektif kini telah tersedia dan dapat didengarkan di berbagai platform musik digital. Dengarkan sekarang, dan rasakan perbedaannya.
(Ysf)















