banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Wilayah Bencana Aceh, Pemerintah Siapkan Anggaran Awal Rp33 Triliun

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Aceh |Nusantara Jaya News — Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia (RI) Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H. melaksanakan rangkaian kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh pada 7–9 Januari 2026.

banner 300x250

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian langsung Presiden RI terhadap kondisi masyarakat Aceh yang terdampak bencana serta untuk memastikan proses penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi berjalan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh Fadhullah melaporkan kondisi terkini dampak bencana kepada Jenderal Dudung. Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan alokasi bantuan awal sebesar Rp1 triliun untuk setiap kabupaten dan kota di Aceh. Total anggaran yang diproyeksikan untuk penanganan bencana di Aceh mencapai Rp33 triliun dan masih bersifat tafsiran awal.

“Allah mengabulkan semua. Sekarang per kabupaten/kota mendapat Rp1 triliun dari Presiden, sehingga total anggaran untuk Aceh sekitar Rp33 triliun untuk semuanya. Itu baru tafsiran awal,” ujar Fadhullah.

Ia menegaskan harapannya agar bantuan tersebut dapat segera dikucurkan, mengingat potensi pembengkakan anggaran apabila rehabilitasi dan rekonstruksi tidak segera dilakukan.

Wakil Gubernur Aceh juga memaparkan bahwa jumlah rumah terdampak bencana di Aceh mencapai kurang lebih 144.600 unit dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat. Kondisi ini menuntut penanganan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman secara simbolis menyerahkan bantuan berupa perangkat Starlink beserta power supply kepada Wakil Gubernur Aceh.

Bantuan ini merupakan bagian dari total 100 unit bantuan yang mencakup logistik, sembako, serta alat tulis, yang akan dikirimkan secara bertahap ke wilayah terdampak. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan oleh Ketua DPRD Aceh Zulfadli, A.Md., Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., serta Brigjen TNI Yudhi Fitri yang mewakili Pangdam Iskandar Muda.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan ke Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, serta Kabupaten Pidie Jaya, Jenderal Dudung bersama Wakil Gubernur Aceh mendapati bahwa hingga saat ini masih terdapat desa-desa yang terisolasi. Meskipun bantuan telah sampai ke beberapa lokasi, keterbatasan sarana komunikasi menjadi kendala serius.

Bahkan, di sejumlah wilayah ketinggian genangan dilaporkan mencapai empat meter atau lebih, menyebabkan banyak desa tertutup dan sebagian wilayah nyaris hilang dari akses utama.

Didampingi Bupati Aceh Utara, Komandan Kodim, serta Kapolres Aceh Utara, Jenderal Dudung menyampaikan langsung kepada masyarakat setempat bahwa pemerintah pusat dan daerah telah melakukan berbagai langkah penanganan awal.

“Alhamdulillah, saya bersama Pak Bupati dan ketua tim satgas wilayah Kabupaten Aceh Utara sudah melakukan banyak langkah. Tahap berikutnya akan diturunkan tim rekonstruksi yang dipimpin oleh Pak Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Pemulihan Rehabilitasi dan Rekonstruksi,” ungkap Jenderal Dudung.

Ia menambahkan bahwa Presiden RI memberikan perhatian dan konsentrasi penuh terhadap penanganan bencana di Aceh.

Selain agenda peninjauan lapangan dan penyerahan bantuan, dalam kunjungan kerjanya Jenderal Dudung juga menyempatkan diri melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak jamaah untuk terus bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.

“Kita patut bersyukur bahwa pagi ini kita masih diberi nikmat salat Subuh dan nikmat berjamaah di Masjid Raya Banda Aceh. Mari kita bersama-sama berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Aceh,” tuturnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi lintas sektor, memastikan bantuan tepat sasaran, serta memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Aceh dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.(Red)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130