Tanjungbalai | Nusantara Jaya News – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Tanjungbalai bersilaturahmi dengan Kepala Lapas Tanjungbalai Asahan pada hari Senin 26 Februari 2026 tepat pukul 14:00 Wib, “Kolaborasi antara mahasiswa dan Kalapas Tanjungbalai Asahan tidak hanya membuka peluang bagi narapidana untuk reintegrasi sosial, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan keterampilan mereka di lapangan, menciptakan dampak positif bagi masyarakat tahanan. Ucap Muhammad Yusuf selaku ketua umum PD KAMMI Tanjungbalai.
Kolaborasi program keagamaan menjadi hal utama yang dibicarakan disebabkan dapat menjadi sarana efektif untuk memperbaiki etika narapidana. Dengan meningkatkan spiritualitas dan moralitas, narapidana dapat lebih mudah meninggalkan perilaku negatif dan mengembangkan perilaku positif. Bentuk program kolaborasi pengajian, shalat berjamaah, atau kegiatan keagamaan lainnya dapat membantu menambah keahlian, serta mengisi waktu luang masyarakat tahanan dengan kegiatan positif.
Selain itu, mahasiswa dapat berperan sebagai mentor dan motivator bagi narapidana, membantu mereka memahami nilai-nilai keagamaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kolaborasi ini dapat membantu narapidana menjadi individu yang lebih baik dan siap reintegrasi ke masyarakat.
Bapak Refin selaku Kalapas Tanjungbalai kelas IIIb menyampaikan “saya terima kasih karna kolaborasi memiliki banyak kebermanfaatan bagi narapidana khususnya setelah bebas, dengan kolaborasi ini kita bisa saling memperhatikan dan merawat dan saya punya keyakinan dan harapan bahwa orang orang pasti akan berubah dengan adanya orang lain yang memberikan jalan kebaikan”.
Turut berhadir Fahmi Amin Harahap, S.Sos. (Wakil Wetua PW KAMMI Sumut), Anwar Ibrahim Harahap (Ketua Harian PW KAMMI Sumut), dan Haidar (Ketua PK KAMMI Pesisir Timur).*(RP)















