banner 1000x130
Polri  

Kapolrestabes Surabaya Tegas: Pelaku Curanmor Bisa Ditembak di Tempat, 1.050 Motor Dikembalikan ke Warga

banner 2500x130

Surabaya |Nusantara Jaya News — Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang semakin meresahkan masyarakat Kota Surabaya. Bahkan, ia memperingatkan bahwa aparat kepolisian tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terukur hingga ditembak di tempat terhadap pelaku yang membahayakan petugas maupun masyarakat.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Kapolrestabes Surabaya di sela-sela pembukaan grand opening Bazar Pengembalian Motor Hasil Curanmor yang digelar di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (21 Januari 2026).

banner 1000x130

“Kejahatan curanmor di Surabaya sudah keterlaluan. Banyak masyarakat kehilangan kendaraan, terutama roda dua. Kami tidak akan ragu bertindak tegas terhadap pelaku yang melawan dan membahayakan,” tegas Kombes Pol Luthfie di hadapan tamu undangan, pejabat Forkopimda, serta masyarakat yang hadir.

Kapolrestabes menekankan bahwa langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal kepada masyarakat, sekaligus sebagai peringatan keras bagi jaringan pelaku dan penadah curanmor agar menghentikan aksinya.

Dalam kegiatan bazar tersebut, Polrestabes Surabaya menyiapkan sebanyak 1.050 unit sepeda motor yang berhasil diamankan dari berbagai pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor. Ribuan motor tersebut siap dikembalikan kepada para pemilik sah melalui mekanisme yang telah disiapkan oleh kepolisian.

Menurut Kombes Pol Luthfie, pelaksanaan bazar pengembalian kendaraan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat yang menjadi korban kejahatan.

“Bazar ini adalah bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat. Kendaraan yang berhasil kami sita dari hasil kejahatan, kami kembalikan kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya apa pun,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus curanmor tidak hanya diukur dari tertangkapnya pelaku, namun harus sampai pada pengungkapan penadah, penyitaan barang bukti, dan pengembalian kendaraan kepada korban.

Selain penindakan tegas, Kapolrestabes Surabaya juga menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk terus meningkatkan langkah-langkah preventif, seperti patroli rutin pada malam hari dan imbauan langsung kepada warga agar menggunakan kunci ganda serta memarkir kendaraan di tempat yang aman.

Dengan adanya bazar pengembalian kendaraan ini, diharapkan masyarakat yang kehilangan sepeda motor dapat segera menemukan kembali hak miliknya, sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan bahwa Polrestabes Surabaya serius dan konsisten memberantas curanmor hingga ke akar-akarnya. (Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130