banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130
Berita  

Musical Laser Show Akhir Tahun di GWK Bali Berlangsung Meriah

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Badung |Nusantara Jaya News – Guna mengikuti himbauan pemerintah terkait pelarangan menyalakan Kembang Api di akhir tahun 2025, Destinasi Garuda Wisnu Kencana (GWK) Culture Park Bali menampilkan musical laser show pada detik-detik pergantian tahun 2025 menuju tahun 2026.

Selama ini GWK selalu memegang nama sebagai Bali Countdown the Biggest Fire Work in Bali, yang menjadi daya tarik utama pengunjung untuk menghabiskan malam pergantian akhir tahun. Namun tahun ini konsep Bali Countdown ke-5 sedikit berbeda dengan menggantikan kembang api ke musical Laser show.

banner 300x250

“Dari awal kita memang memegang Konsep ini tahun ini kita awalnya memang mengusung konsep the biggest firework Bali dengan konsep yang lebih baru lagi dari tahun sebelumnya. tapi dengan adanya himbauan dari pemerintah bahwa tahun ini diharapkan meniadakan Kembang api, kami berkewajiban untuk bisa mengikuti aturan itu akhirnya kita menghilangkan,”ucap Andre R Prawiradisastra selaku General Manager of Marketing Communication and Event GWK Cultural Park, pada rabu (31/12/2025).

Ia mengakui, ada sedikit rasa kecewa dan rencana refund tiket dari pengunjung yang sudah terlanjur membeli tiket, namun penjelasan pihak manajemen GWK mampu memberikan pengertian kepada pengunjung sehingga refund tiketpun tidak dilakukan.

“Walaupun banyak yang kecewa bahkan ada yang komen juga di sosial media kami, tapi mereka paham dan mengerti karena sudah aturan dari pemerintah makanya kita mengganti fire work menjadi musical laser show supaya ekspresi pengunjung tetap ada,” ucapnya lagi.

Meski tanpa kembang api, tempat pertunjukkan acara akhir tahun di GWK penuh sesak pengunjung. Menurut Andre, pada H-1 malam tiket yang terjudul sudah mencapai 8000 lebih, dan pada hari H Ia memastikan tiket terjual habis.

Isu penurunan kunjungan ke Bali juga tidak berpengaruh besar bagi GWK. Ia mengaku kunjungan ke GWK pada libur Natal dan tahun baru (Nataru) justru mengalami peningkatan seperti tahun sebelumnya. Jika hari biasa kunjungan diangka 3000 orang per hari, jelang high session meningkat menjadi 5000 kunjungan per hari.

Ia berharap tahun depan tidak ada lagi isu atau berita yang tidak baik mengenai Bali. karena berita yang tidak benar itu justru sangat berdampak pada pengurangan kunjungan wisatawan ke Bali.

“Semoga tidak ada lagi isu negatif tentang Bali, agar tahun 2027 kita bisa kembali menampilkan pesta kembang api spektakuler,” tutupnya.(tik)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130