banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

Ngantuk Berat, Avanza Tabrak Truk di Tol Jombang Arah Surabaya, Dua Penumpang Meninggal Dunia

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

JOMBANG |Nusantara Jaya News – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Jombang arah Surabaya, tepatnya di KM 688+500, Jawa Timur, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang penumpang mobil Toyota Avanza meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mobil Avanza bernomor polisi M 1330 GE itu diketahui tengah melaju dari Nganjuk menuju Bangkalan. Namun nahas, saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang sebuah truk yang berada di jalur yang sama. Benturan keras membuat mobil terpental ke kanan hingga akhirnya terbalik di badan jalan tol.

banner 300x250

AKP Sudirman dari PJR Jatim III menjelaskan, mobil Avanza tersebut dikemudikan oleh Mukhlis Alviandi. Sebelumnya, kendaraan itu berangkat dari Bangkalan menuju Nganjuk pada pagi hari untuk menjenguk keluarga.
“Saat pulang dan memasuki lokasi kejadian, sopir mengaku mengalami ngantuk berat,” ujar AKP Sudirman saat mengudara di FM 100 Radio Suara Surabaya, Rabu sore.

Menurut pengakuan pengemudi, rasa kantuk sempat diatasi dengan menyetel musik dengan volume keras. Namun kondisi mengantuk yang tidak tertahankan membuat sopir kehilangan konsentrasi hingga akhirnya mobil menabrak truk di depannya tanpa sempat menghindar.
Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Korban pertama adalah Dwi Septianingsih (59), yang duduk di kursi depan sebelah kiri sopir. Korban kedua adalah Rofiah (63), yang duduk di kursi tengah. Keduanya merupakan warga Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

“Yang memiliki mobil dan punya keperluan menjenguk orang tuanya di Nganjuk adalah Bu Dwi. Sementara Bu Rofiah adalah temannya. Untuk sopir, Mukhlis, memang sopir yang biasa disewa,” jelas Sudirman.

Saat ini, kedua jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang sebagai rumah sakit terdekat dari lokasi kecelakaan. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa keluarga korban telah dihubungi dan mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Lebih lanjut, AKP Sudirman mengingatkan para pengendara untuk lebih waspada, terutama saat berkendara di jam-jam rawan mengantuk seperti setelah makan siang, apalagi di tengah kondisi cuaca yang kurang mendukung.

“Biasanya setelah makan siang itu mengantuk. Obat ngantuk cuma satu, yaitu istirahat. Bisa tidur sebentar atau berhenti sejenak, yang penting istirahat dan tidak memaksakan diri untuk tetap menyetir,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga kondisi fisik, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memaksakan berkendara saat tubuh sudah tidak fit demi keselamatan bersama. (Red)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130