banner 1000x130
Berita  

PC IPA Se Kota Medan Bantah Tudingan Musyda XXIII Tidak Sah: Sidang Sah, Aklamasi Latif Hasibuan Legitimate

banner 2500x130

Medan |Nusantara Jaya News — Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Se Kota Medan secara tegas membantah tudingan yang menyebut Musyawarah Daerah (Musyda) IPA Kota Medan ke-XXIII tidak sah.

Para Ketua PC menilai tuduhan tersebut tidak berdasar, dipaksakan, dan menyesatkan opini publik pada pernyataan pers di Hari Rabu, (28/01/2026).

banner 1000x130

Ketua PC IPA Medan Denai, Fadhil Ramadhan Lubis, menegaskan bahwa alasan tidak kuorum yang dijadikan dalih oleh Steering Committee (SC) untuk meninggalkan forum tidak sesuai dengan fakta persidangan.

“Peserta sidang masih berada di forum dan tidak pernah ada keputusan bersama untuk menskors atau membubarkan sidang. Jadi alasan tidak kuorum itu tidak masuk akal,” tegas Fadhil.

Fadhil juga menyoroti tindakan skors sidang yang dilakukan tanpa persetujuan peserta sidang, yang menurutnya justru melanggar tata tertib Musyda XXIII IPA Kota Medan.

“Skors dilakukan sepihak, tanpa voting dan tanpa persetujuan forum. SC main ketok palu sendiri. Itu yang sebenarnya cacat prosedur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC IPA Medan Area, Arif Maulana Nst, menilai bahwa keluarnya SC dari arena Musyda merupakan tindakan sepihak, bukan keputusan forum.

“SC yang meninggalkan forum, bukan forum yang bubar. Sidang tetap berjalan dan sah karena peserta masih melanjutkan agenda Musyda,” kata Arif.

Arif menambahkan bahwa penetapan Latif Hasibuan sebagai Ketua IPA Kota Medan secara aklamasi telah sesuai dengan mekanisme organisasi.

“Aklamasi terjadi karena forum sepakat dan tidak ada calon lain yang diajukan secara sah. Itu mekanisme yang dibenarkan dalam aturan organisasi,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua PC IPA Medan Labuhan, Hizryan Furqan, yang menilai tudingan ketidaksahan Musyda XXIII sebagai upaya menciptakan kegaduhan internal.

“Kami menolak narasi yang terkesan dipaksakan dan keputusannya sudah mengikat. Jangan memelintir aturan demi kepentingan tertentu,” tegas Hizryan.

Hizryan juga mengajak seluruh kader IPA Se Kota Medan untuk menghormati hasil Musyda ke-XXIII dan kembali fokus pada penguatan organisasi Pelajar Al Washliyah.

“Perbedaan pendapat itu wajar, tapi jangan sampai merusak persatuan. IPA harus dijaga marwahnya,” pungkasnya.

Dengan pernyataan ini, PC IPA Se Kota Medan menegaskan bahwa Musyda IPA Kota Medan ke-XXIII sah secara organisasi dan konstitusional, serta penetapan Latif Hasibuan sebagai Ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi adalah final dan legitimate. (SPT)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130