banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

Pelaku Curanmor di Kapas Madya, Bonyok Dihajar Massa, Diduga Masih di Bawah Umur

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News –  Seorang remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor berhasil diamankan aparat kepolisian setelah tertangkap basah oleh warga di wilayah Kelurahan Kapas Madya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) siang, tepat setelah waktu salat Jumat. Terduga pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami sejumlah luka sebelum akhirnya diamankan oleh polisi.

banner 300x250

Kapolsek Tambaksari, Kompol Eko Aprianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan pemukiman warga. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari bersama petugas piket langsung menuju lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan dari warga, anggota langsung turun ke lokasi. Saat petugas tiba, terduga pelaku sudah lebih dulu diamankan oleh warga dalam kondisi mengalami luka akibat amukan massa,” ujar Kompol Eko kepada wartawan.

Menurutnya, pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Kapasmadya Baru. Polisi kemudian mengevakuasi terduga pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta membawanya ke Mapolsek Tambaksari guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada saat yang sama, korban pemilik sepeda motor juga telah berada di kantor polisi untuk dimintai keterangan.

“Kebetulan untuk pelaku curanmor itu sudah diamankan di Kelurahan Kapas Madya Baru. Anggota sudah turun ke sana dan menjemput terduga pelaku. Korban pemilik sepeda motor juga sudah ada di Polsek,” jelasnya.

Dari informasi awal yang dihimpun, sepeda motor yang diduga menjadi sasaran pencurian berjenis Suzuki Thunder. Aksi pelaku diketahui warga saat berada di sekitar lokasi pemukiman. Warga yang curiga kemudian meneriaki pelaku, hingga akhirnya berhasil menangkapnya sebelum meluapkan emosi dengan melakukan pemukulan.

Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian masih mendalami secara detail kronologi kejadian tersebut. Kompol Eko menyebutkan, pemeriksaan terhadap pelaku belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi pelaku yang masih mengalami luka.

“Untuk kronologi lengkapnya masih belum kita tanyakan sepenuhnya. Dugaan sementara, saat pelaku hendak mengambil sepeda motor, aksinya terlihat warga lalu diteriaki,” terangnya.

Lebih lanjut, Kompol Eko mengungkapkan bahwa identitas dan domisili asal terduga pelaku belum diketahui secara pasti. Hal itu disebabkan karena saat diamankan, pelaku tidak membawa identitas diri. Namun berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, usia terduga pelaku diperkirakan masih di bawah umur.

“Tadi kita dapat informasi usia pelaku sekitar 15 tahun,” ungkap Kompol Eko.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus, termasuk mengungkap identitas pelaku, memastikan usia yang bersangkutan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum dan tidak main hakim sendiri demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. (Red(

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130