Oleh : Fanny Amirotussolihah
Nim : 072511060
Pendahuluan
Taraf hidup sehat di masyarakat cenderung mendorong permintaan yang tinggi terhadap bahan herbal alami untuk pangan fungsional, kesediaan obat dan kosmetik natural. Kebutuhan akan bahan yang aman terus meningkat yang berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah penduduk.
Isu Biotek Gen Tanaman Pada Bidang Pangan
Tomat adalah tanaman dari komoditas hortikultura yang sangat berpotensi dan mudah dikembangkan. Tomat bisa digunakan sebagai bahan makanan fungsional, bahan aktif dalam obat herbal, serta bahan alami untuk kosmetik.
Buah tomat mengandung banyak vitamin dan likopen. Selain itu, tomat juga memiliki kandungan senyawa bioaktif lainnya seperti kalori dan lemak yang rendah, kolesterol yang rendah bahkan tidak ada, serat, protein, beta-karoten, dan kalium.
Karena kandungan bioaktif yang melimpah ini, masyarakat semakin tertarik untuk memanfaatkan tomat sebagai bahan pangan fungsional, baik dengan dikonsumsi langsung maupun melalui berbagai cara pengolahan. (al, 2023).
Manipulasi sifat genetik adalah salah satu langkah dalam proses biotransformasi yang dilakukan dengan menggeser gen-gen asing agar dapat dipisahkan atau diisolasi dari organisme potensial seperti tanaman, virus, bakteri, dan hewan dalam latar belakang genetik terbaru, menurut Nugroho & Rahayu (2018).
Agrobacterium adalah salah satu jenis bakteri yang umum digunakan sebagai vektor dalam proses biotransformasi pada tanaman dikotil. Hasil pengoptimalan metode biotransformasi pada gen SPS (Sucrose Phosphat Synthase) terbukti cukup menjanjikan untuk tanaman tomat dalam mendukung peningkatan berbagai faktor biotransformasi secara alami, yaitu dengan memanfaatkan strain Agrobacterium tumafaciens LBA 4404.
Strain ini memiliki konstrak gen Sucrose Phosphate Synthase 1 (SoSPS1) yang diisolasi dari tanaman tebu dengan nama ilmiah Sacharum officinarum, sehingga hasil pengoptimalan tersebut bisa digunakan dalam penelitian transformasi gen yang diterapkan pada tanaman.
Buah tomat sudah banyak dibuktikan memiliki senyawa bioaktif berupa likopen, sehingga menjadi sumber antioksidan alami yang penting. Antioksidan adalah salah satu fungsi dari senyawa bioaktif yang membantu mencegah atau menghambat kerusakan sel serta biomolekul seperti lipid, protein, dan DNA akibat reaksi oksidatif.
Kerusakan pada biomolekul dalam tubuh manusia bisa menyebabkan berbagai masalah, termasuk penuaan dini dan penyakit serius seperti kanker, gangguan saluran pernapasan, penyakit kardiovaskular, gangguan neurogeneratif, serta masalah pada saluran pencernaan, menurut Liu et al., (2018). Berikut ini adalah tabel 3 yang menunjukkan kandungan zat gizi yang terdapat pada tanaman tomat.
Daftar Pustaka
(Firman Rezaldi et al., 2024) Firman Rezaldi, Zahratul Millah, Susiyanti Susiyanti, Roni Gumilar, & Ratna Fitry Yenny. (2024). Peran Biotek Gen Tanaman Pada Bidang Pangan dan Farmasi Sebagai Bahan Sediaan Pangan Fungsional, Bahan Aktif Obat dan Kosmetik Natural. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, Vol. 8, 1–9.
Opini ini di tulis oleh Mahasiswa Prodi Farmasi Reguler Sore, Universitas Binawan















