Lumajang |Nusantara Jaya News — Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa majelis sholawat memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama sebagai fondasi persatuan bangsa. Penegasan tersebut disampaikan saat melantik Koordinator Wilayah Majelis Sholawat At-Tsuroya di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (23/01/2026).
Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, kegiatan majelis sholawat bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan ruang pembinaan moral dan spiritual yang efektif dalam membentuk pribadi berakhlak mulia. Melalui lantunan sholawat, masyarakat diajak meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW yang sarat nilai kejujuran, kasih sayang, dan keteladanan.
“Majelis sholawat adalah wahana strategis membangun karakter umat. Dari sini tumbuh kecintaan kepada Nabi, yang kemudian melahirkan perilaku santun, toleran, dan saling menghormati,” ujar Bunda Indah.
Ia menambahkan, dalam konteks kehidupan berbangsa yang majemuk, majelis sholawat juga berperan penting memperkuat moderasi beragama. Pendekatan dakwah yang sejuk dan penuh kasih diyakini mampu merawat harmoni sosial serta mencegah tumbuhnya paham-paham ekstrem yang berpotensi memecah persatuan.
“Moderasi beragama adalah kunci persatuan bangsa. Majelis sholawat dapat menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai kebersamaan, cinta damai, dan nasionalisme religius di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan Koordinator Wilayah Majelis Sholawat At-Tsuroya yang meliputi delapan kecamatan itu, lanjut Bupati, diharapkan menjadi penguat jaringan dakwah kultural yang menyentuh langsung lapisan masyarakat hingga tingkat desa.
Ia berharap para koordinator mampu mengembangkan kegiatan yang inklusif, membina generasi muda, serta menjadikan majelis sholawat sebagai pusat pembelajaran akhlak dan penguatan ukhuwah.
Di akhir sambutannya, Bunda Indah memanjatkan doa agar seluruh pengurus diberi kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah, demi terwujudnya masyarakat Lumajang yang religius, moderat, dan bersatu. (MC Kab. Lumajang/red)















