banner 1000x130
Pemkab  

Percepat Koperasi Merah Putih, Bupati Sidoarjo Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional

banner 2500x130

Sidoarjo |Nusantara Jaya News – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmen penuh dalam menyukseskan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Salah satu langkah strategis yang dipercepat adalah pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan DPRD, Forkopimda, para camat, serta kepala desa yang digelar di Ruang OPS Room Setda Sidoarjo, Rabu (28/1).

banner 1000x130

Dalam arahannya, Bupati Subandi menyampaikan bahwa program KDKMP merupakan atensi langsung dari Presiden sehingga pelaksanaannya harus menjadi prioritas bersama. Ia menekankan pentingnya sinergi kuat antara pemerintah daerah, legislatif, hingga pemerintah desa agar target pendirian KDKMP dapat segera terealisasi secara maksimal.

“Ini adalah program strategis nasional. Sebagai pimpinan daerah, saya minta semua pihak bergerak bersama, tidak boleh ada ego sektoral. KDKMP harus segera berdiri dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Subandi.

Untuk mempercepat realisasi di lapangan, Bupati Subandi secara khusus menginstruksikan para camat agar lebih proaktif melakukan pendampingan teknis kepada desa dan kelurahan. Ia meminta agar seluruh kendala yang dihadapi desa segera dipetakan, terutama desa yang belum memiliki anggaran Bantuan Keuangan (BK) atau mengalami keterbatasan dana.

Selain itu, Subandi juga menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala. Ia meminta agar data progres pada portal KDKMP diperbarui minimal setiap tiga hari sekali agar pemerintah daerah dapat memantau perkembangan secara real time.

“Camat harus aktif. Laporkan progres, kendala, dan kebutuhan desa secara rutin. Kalau ada masalah, jangan dipendam, segera kita carikan solusi bersama,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, terdapat 47 lokasi KDKMP di Kabupaten Sidoarjo yang masih terkendala pada proses pengurukan lahan. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan solusi konkret berupa dukungan sarana dan prasarana.

Bupati Subandi menjelaskan bahwa Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan sembilan unit backhoe beserta armada truk milik pemerintah daerah untuk membantu proses pengurukan lahan. Desa hanya perlu melakukan koordinasi pelaksanaan di lapangan agar pekerjaan dapat segera diselesaikan tanpa hambatan berarti.

“Alat berat sudah kami siapkan. Desa tinggal mengatur teknis di lapangan supaya proses pengurukan bisa cepat selesai dan pembangunan KDKMP tidak tertunda,” jelasnya.

Tuntaskan Kendala LP2B demi Iklim Investasi
Dalam Rakor tersebut, Bupati Subandi juga menyoroti pentingnya penyelesaian kendala Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang kerap menjadi hambatan dalam pembangunan dan investasi daerah.

Ia menegaskan bahwa penataan LP2B harus dilakukan secara cermat dan proporsional, tanpa mengabaikan kepentingan ketahanan pangan maupun pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, kepastian tata ruang dan kejelasan regulasi LP2B sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk segera melakukan koordinasi lintas sektor guna menuntaskan permasalahan LP2B yang ada.

“Kita harus seimbang. Ketahanan pangan tetap dijaga, tetapi investasi juga harus berjalan. Semua harus jelas aturannya agar tidak menghambat pembangunan daerah,” pungkas Subandi.

Dengan percepatan pendirian KDKMP, dukungan sarana prasarana, serta penyelesaian berbagai kendala strategis, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo optimistis dapat berkontribusi aktif dalam menyukseskan program nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.(Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130