banner 1000x130

Seskab Teddy Ungkap Peran Indonesia di Gaza Setelah Bergabung ke Board of Peace

banner 2500x130

Jakarta |Nusantara Jaya News — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan Board of Peace (BoP) memiliki mandat utama untuk mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, menjaga stabilitas keamanan, serta mengawal proses rekonstruksi Gaza pada masa transisi pascakonflik.

Pernyataan itu ia sampaikan, menyusul keterlibatan resmi Indonesia dalam inisiatif internasional yang bertujuan mendorong perdamaian berkelanjutan di Gaza.

banner 1000x130

“Dalam mandat utamanya, Board of Peace bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta proses rekonstruksi Gaza,” ujar Seskab Teddy, Jumat (23/1/2026).

Selain itu, BoP juga diarahkan untuk memulihkan tata kelola sipil dan menjamin proses transisi menuju perdamaian jangka panjang di wilayah tersebut.

BoP merupakan badan internasional yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengawasi administrasi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pada masa transisi pascakonflik.

Pembentukan badan ini merupakan bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict (20-Point Roadmap) dan telah memperoleh dukungan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 (2025).

Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani Board of Peace Charter dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1).

Usai penandatanganan, Presiden Prabowo menilai kehadiran BoP sebagai momentum penting bagi upaya perdamaian global. “Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujarnya.

Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam forum tersebut sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan dan kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.(Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130