banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

Target Pendapatan 2025 Tercapai, DTW Tanah Lot Gelar Open House untuk Tour Guide

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Tabanan |Nusantara Jaya News – Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot yang berlokasi di Desa Beraban, Kabupaten Tabanan, Bali, kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata favorit wisatawan. Sepanjang tahun 2025, kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot berhasil melampaui target pendapatan yang telah ditetapkan. Capaian ini sekaligus menepis isu penurunan kunjungan wisatawan ke Pulau Bali.

banner 300x250

Manajer Operasional Badan Pengelola DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengungkapkan bahwa target pendapatan DTW Tanah Lot pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp64.350.000.000. Namun realisasi pendapatan justru mencapai Rp71.916.000.000 atau meningkat lebih dari Rp7,5 miliar dari target awal.

“Meskipun sempat beredar isu penurunan kunjungan wisatawan ke Bali, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap pendapatan DTW Tanah Lot. Justru pencapaiannya melampaui target yang telah kami patok,” ujar Sudiana saat acara Tanah Lot Open House End of The Year 2025 yang digelar selama tiga hari, mulai 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Sudiana memaparkan, selama periode libur Natal 2025, kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot terbilang tinggi. Pada Kamis (25/12/2025), jumlah kunjungan mencapai 5.893 orang, Jumat (26/12/2025) sebanyak 5.727 orang, dan Sabtu (27/12/2025) tercatat 4.872 orang.

Menurutnya, keberhasilan mencapai target pendapatan tahun 2025 akan menjadi acuan dalam penetapan target pendapatan tahun 2026 yang direncanakan sebesar Rp72 miliar.
“Target tahun 2026 masih dalam tahap kajian dan nantinya akan dimintakan persetujuan kepada Badan Pengelola DTW Tanah Lot,” jelasnya.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada para tour leader, sopir, pemandu wisata, serta insan media yang telah mendukung DTW Tanah Lot sepanjang tahun 2025, manajemen menggelar kegiatan Tanah Lot Open House End of The Year 2025 selama tiga hari.

Dalam kesempatan tersebut, para driver dan tour leader juga menyampaikan sejumlah keluhan wisatawan, khususnya terkait kemacetan menuju kawasan DTW Tanah Lot. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan sekaligus pekerjaan rumah bagi pengelola untuk segera dicarikan solusi.

“Pekerjaan rumah kami saat ini adalah mengatasi kemacetan. Hal ini sering dikeluhkan oleh tour guide karena banyak wisatawan yang menyampaikan komplain,” imbuh Sudiana.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kemacetan bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi fluktuasi kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan domestik. Penurunan kunjungan wisatawan domestik mulai terlihat sejak Januari 2026, yang diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kondisi perekonomian nasional di tengah pengetatan anggaran pemerintah.

“Kami setiap hari memantau dinamika yang terjadi, termasuk melalui media sosial. Itu menjadi cerminan bagi kami untuk terus berbenah dan melakukan evaluasi,” kata Sudiana, seraya menambahkan bahwa wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Tanah Lot masih didominasi oleh turis asal Australia.

Pada kesempatan yang sama, manajemen operasional DTW Tanah Lot juga mensosialisasikan besaran tarif tiket masuk terbaru yang akan berlaku mulai 1 Januari 2026, yakni:

Tiket anak domestik: Rp25.000
Tiket dewasa domestik: Rp40.000
Tiket anak mancanegara: Rp60.000
Tiket dewasa mancanegara: Rp100.000
Parkir roda dua (sepeda motor): Rp4.000
Parkir roda empat (mobil): Rp10.000
Parkir roda enam (bus/truk): Rp20.000
(tik)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130