banner 1000x130
Pemkab  

Bangun Lumajang dari Nilai dan Moral, Bunda Indah Perhatikan Kesejahteraan Pendidik Agama

banner 2500x130

Lumajang |Nusantara Jaya News — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan karakter masyarakat melalui dukungan nyata kepada para tokoh dan pendidik keagamaan. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) se-Kabupaten Lumajang di Pendopo Kabupaten Lumajang, Jumat (30/1/2026).

Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menekankan bahwa pendidik keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, bermoral, dan berkepribadian kuat. Karena itu, Pemkab Lumajang memandang penting memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para tokoh agama dan para pengajar yang selama ini bekerja dalam sunyi namun berdampak besar bagi kehidupan sosial.

banner 1000x130

Lebih lanjut, Bunda Indah menyampaikan bahwa Pemkab Lumajang menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan para tokoh dan pendidik keagamaan. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memberikan insentif secara adil dan merata bagi para guru Sekolah Minggu serta guru ngaji lintas agama sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam membina karakter generasi muda.

Menurutnya, penguatan karakter masyarakat tidak hanya dibangun lewat infrastruktur fisik, tetapi juga melalui pendidikan nilai dan keteladanan yang ditanamkan dari lingkungan keluarga dan komunitas keagamaan. Dalam konteks tersebut, guru Sekolah Minggu, guru ngaji, serta pendidik keagamaan lainnya merupakan pilar penting yang membantu pemerintah menjaga ketahanan sosial sekaligus merawat harmoni masyarakat.

Bunda Indah menegaskan bahwa kebijakan insentif tersebut tidak boleh dipandang sebagai bentuk bantuan semata, melainkan sebagai pengakuan atas peran para pendidik keagamaan yang ikut membangun Lumajang dari sisi moralitas dan karakter. Ia juga memastikan bahwa kebijakan itu dijalankan dengan prinsip keadilan, tanpa membeda-bedakan latar belakang agama.

“Kita ingin semua tokoh dan pendidik keagamaan merasakan perhatian yang sama. Karena mereka semua punya peran dalam membina generasi Lumajang yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BKSAG Kabupaten Lumajang, Pendeta Isac Sutanto Latif, menyambut baik komitmen Pemkab Lumajang dalam memperhatikan kesejahteraan para pendidik keagamaan lintas iman. Ia menilai kebijakan tersebut merupakan langkah penting karena peran guru Sekolah Minggu dan para pembina rohani selama ini menjadi bagian dari pondasi pembentukan karakter generasi muda.

Ia menuturkan bahwa perhatian pemerintah daerah akan semakin memperkuat semangat pelayanan para pendidik keagamaan, sekaligus memperkokoh nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, penguatan karakter dan kerukunan merupakan dua hal yang saling terkait dalam menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan sosial yang damai.

“Perhatian kepada para pendidik keagamaan ini menjadi pesan bahwa Lumajang dibangun dengan semangat kebersamaan. Ketika para pembina karakter mendapat dukungan, maka persatuan dan kerukunan masyarakat juga akan semakin kuat,” ungkapnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Lumajang berharap para pendidik keagamaan semakin termotivasi dalam menjalankan pengabdian, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Lumajang yang rukun, harmonis, dan berdaya saing. (MC Kab. Lumajang/red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130