Jabar |Nusantara Jaya News — Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat merealisasikan program renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi dua warga di Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Bantuan ini diberikan kepada Nenek Jua (92) dan Suherman (56), seorang petani jagung binaan.
Kepala Biro SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan sosial kepada masyarakat, khususnya para petani yang selama ini terlibat dalam program ketahanan pangan.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat kurang mampu, terutama petani binaan. Kami ingin mereka tidak hanya produktif di sektor pertanian, tetapi juga memiliki hunian yang layak dan aman,” ujar Kombes Pol Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko.
Pihaknya memastikan bahwa rumah yang direnovasi berdiri di atas lahan milik pribadi penerima bantuan. Sebelum pelaksanaan, jajaran Biro SDM berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, mulai dari RT, RW, hingga kepala desa, untuk memastikan pendataan, desain renovasi, serta kebutuhan material sesuai dengan kondisi lapangan.
Proses perbaikan mencakup pembenahan struktur bangunan, atap, dinding, hingga fasilitas dasar agar rumah benar-benar layak ditempati. Selama pengerjaan berlangsung, penghuni rumah sementara waktu dipindahkan demi keselamatan. Renovasi ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu minggu.
Kombes Pol Fadly Samad menambahkan bahwa program rutilahu ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari pendekatan pembinaan berkelanjutan terhadap petani binaan.
“Kami ingin mendorong peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh. Dari sisi ekonomi, mereka dibina melalui pertanian jagung. Dari sisi sosial, kami bantu memastikan tempat tinggalnya layak,” katanya.
Program ini juga disebut sebagai bentuk dukungan terhadap agenda ketahanan pangan yang tengah digencarkan oleh pemerintah. Dengan kondisi hunian yang lebih baik, diharapkan para petani dapat lebih fokus dalam menjalankan aktivitas pertanian mereka.
Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima bantuan, kegiatan sosial ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
“Ke depan, kami berharap program serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujar Kombes Pol Fadly Samad. (Red)
















