Bali |Nusantara Jaya News — Gubernur Bali I Wayan Koster merespons perhatian Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait persoalan sampah yang kerap menumpuk di sejumlah pantai di Bali, khususnya di kawasan Pantai Kuta. Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas atensi khusus yang diberikan Presiden terhadap isu lingkungan yang menjadi sorotan publik tersebut.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberi perhatian khusus kepada Bali terkait dengan sampah,” ujar Koster saat ditemui di lokasi acara.
Menurut Koster, persoalan sampah yang menumpuk di pantai-pantai Bali bukanlah fenomena yang terjadi sepanjang tahun, melainkan bersifat musiman. Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut biasanya muncul saat musim hujan, terutama pada periode akhir Desember, Januari, hingga awal Februari.
Koster menegaskan bahwa sampah yang terlihat di Pantai Kuta dan beberapa pantai lainnya sebagian besar merupakan sampah kiriman yang terbawa arus laut dari luar wilayah Bali. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan aliran sungai menjadi deras dan membawa berbagai jenis sampah ke laut, yang kemudian terdampar di pesisir pantai.
“Mengenai sampah yang di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan, yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari. Jadi saat hujan, sampah kiriman datangnya dari luar daerah begitu cepat karena arusnya besar,” jelasnya.(2/2)
Lebih lanjut, Koster menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya melakukan penanganan secara cepat dan terpadu bersama pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, serta berbagai pihak terkait. Upaya pembersihan pantai dilakukan secara rutin, terutama pada puncak musim hujan, guna menjaga kebersihan dan citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas daerah dalam mengatasi persoalan sampah laut, mengingat sumber sampah tidak hanya berasal dari Bali, tetapi juga dari wilayah lain yang terbawa arus laut. Menurutnya, solusi jangka panjang harus mencakup pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Dengan adanya perhatian langsung dari Presiden, Koster berharap penanganan sampah di Bali dapat semakin diperkuat, baik dari sisi kebijakan, dukungan anggaran, maupun kolaborasi antarwilayah, sehingga masalah sampah musiman dapat diminimalkan di masa mendatang. (Red)















