DELI SERDANG |Nusantara Jaya News — Ketua Forum Warga Bersatu Desa Pematang Johar, Ilham Arifin, menyoroti kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pematang Johar yang dinilainya belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya menjelang berakhirnya masa jabatan Kepala Desa.
Menurut Ilham, BPD memiliki peran penting sebagai lembaga representasi masyarakat yang bertugas mengawasi jalannya pemerintahan desa. Ia menilai bahwa pada masa akhir jabatan kepala desa, pengawasan terhadap kebijakan serta penggunaan anggaran desa perlu dilakukan secara lebih ketat guna menghindari potensi pelanggaran administratif maupun hukum.
Ia juga menyinggung adanya sejumlah kegiatan desa yang tampak lebih intensif dilakukan menjelang akhir masa jabatan. Kondisi tersebut, kata Ilham, menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat dan seharusnya dijelaskan secara terbuka agar tidak memicu spekulasi atau persepsi negatif.
Selain itu, Ilham mengungkap adanya informasi mengenai dugaan tekanan terhadap aparat desa di tingkat dusun yang diduga berkaitan dengan kepentingan tertentu. Ia menegaskan bahwa apabila hal tersebut benar terjadi, maka bertentangan dengan prinsip netralitas dan tata kelola pemerintahan desa yang baik.
Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, pihak BPD Pematang Johar belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut.
Sementara itu, pemerintah desa sebelumnya menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dan program desa telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
Ilham berharap BPD dapat menjalankan perannya secara lebih aktif, transparan, dan profesional. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara BPD, pemerintah desa, dan masyarakat agar kepercayaan publik serta kualitas demokrasi di tingkat desa tetap terjaga.(IHB)















