DENPASAR |Nusantara Jaya News – Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, didampingi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, secara resmi menutup kegiatan taklimat akhir pemeriksaan atas Laporan Keuangan Polri Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut digelar di Markas Kepolisian Daerah Bali dan menjadi bagian penting dari rangkaian pengawasan internal institusi Polri.(19/2)
Dalam sambutannya, Kapolda Bali menegaskan bahwa taklimat akhir pemeriksaan merupakan tahapan strategis dalam memastikan pengelolaan anggaran di lingkungan Polri berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Pemeriksaan laporan keuangan tidak hanya dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif semata, melainkan juga sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional.
“Pemeriksaan laporan keuangan adalah instrumen penting untuk memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini sekaligus menjadi cerminan integritas institusi Polri,” tegas Kapolda Bali.
Irjen Pol. Daniel Adityajaya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tim pemeriksa serta jajaran pengelola keuangan di Polda Bali yang telah bekerja secara optimal sehingga proses audit dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu.
Ia menekankan bahwa setiap temuan dan rekomendasi hasil pemeriksaan harus dijadikan bahan evaluasi yang konstruktif guna meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran pada masa mendatang.
“Setiap rekomendasi hendaknya ditindaklanjuti dengan serius sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, pengelolaan anggaran ke depan dapat semakin efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Bali dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Menurutnya, ketertiban administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan merupakan fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional kepolisian.
“Pengelolaan keuangan yang tertib dan patuh aturan akan berdampak langsung pada kelancaran tugas operasional kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.
Taklimat akhir pemeriksaan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sistem pengawasan internal di tubuh Polri serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian, khususnya di wilayah Bali.
Dengan pengelolaan keuangan yang semakin baik dan akuntabel, Polda Bali optimistis mampu mendukung pelaksanaan program-program prioritas Polri secara efektif dan efisien demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. (Red)
















