banner 1000x130
Berita  

Lautan Duka Iringi Pemakaman Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono di TPU Keputih, Eri Cahyadi Tahan Tangis di Pusara “Mas Awi”

banner 2500x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Ratusan pelayat mengantarkan Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, ke peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Kamis (12/2/2026) sore. Suasana haru menyelimuti prosesi ibadah hingga jenazah yang akrab disapa Awi itu dikebumikan.

Deretan tokoh penting tampak hadir memberikan penghormatan terakhir. Di antaranya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, mantan Wali Kota Surabaya periode 2010–2020 Tri Rismaharini, serta Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pendidikan, Puti Guntur Soekarno.

banner 1000x130

Selain itu, hadir pula para Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surabaya, anggota DPRD Kota Surabaya, hingga sejumlah politisi dari Surabaya dan Jawa Timur. Kehadiran mereka menjadi bukti besarnya penghormatan terhadap sosok Adi Sutarwijono dalam perjalanan politik dan pemerintahan Kota Pahlawan.

Suasana semakin emosional ketika Eri Cahyadi maju menaburkan bunga di pusara almarhum. Wali Kota Surabaya itu tampak beberapa kali menahan air mata di hadapan makam sahabat dan koleganya tersebut. Duka mendalam terlihat jelas saat ia berdiri cukup lama di sisi liang lahat.

Eri berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga menegaskan bahwa perjuangan Awi untuk warga Surabaya tidak akan berhenti meski sosoknya telah tiada.

“Dan perjuangan Mas Awi insyaAllah akan terus kami kerjakan, kami perjuangkan untuk kepentingan masyarakat baik dari sisi pemerintah, DPRD maupun dari Partai PDI Perjuangan,” ungkap Eri dengan suara bergetar.

Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan almarhum semasa hidup akan menjadi pegangan dalam menjalankan amanah pemerintahan ke depan. Salah satu pesan yang paling membekas adalah komitmen untuk terus membela masyarakat kecil dan warga miskin Surabaya.

“Kita ini harus berjuang untuk masyarakat miskin. Ke saya pribadi juga berpesan terus berjuang untuk masyarakat dan menitipkan masyarakat miskin ini untuk bisa sejahtera di Surabaya,” tuturnya.

Mewakili keluarga dan almarhum, Eri juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Surabaya apabila selama menjabat sebagai Ketua DPRD terdapat kekhilafan atau kesalahan.

“Dan mohon doanya supaya Mas Awi diberikan tempat yang mulia ya, di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya menutup pernyataan.

Sebelumnya diberitakan, Adi Sutarwijono meninggal dunia di Jakarta pada Selasa (10/2/2026) malam. Ia sempat menjalani perawatan intensif akibat sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kader PDI Perjuangan, tetapi juga bagi jajaran legislatif dan eksekutif Kota Surabaya.

Kepergian Awi menjadi kehilangan besar bagi panggung politik Surabaya. Di mata banyak koleganya, ia dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan aspirasi warga serta menjaga sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota.

Kini, perjuangan itu diwariskan kepada generasi penerus yang berjanji melanjutkan komitmennya untuk kesejahteraan masyarakat Kota Pahlawan.(Red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130