banner 1000x130
PLN  

Panen Lele Raya di Gayungan, YBM PLN UIP JBTB Teguhkan Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

banner 2500x130

SURABAYA – Menyambut bulan suci Ramadhan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBTB menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan melalui Panen Lele Raya Kelompok Usaha Cahaya (KUC) Cah Angon, Selasa (10/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya.

Panen lele ini merupakan hasil budidaya usaha produktif yang dikelola secara berkelompok oleh KUC Cah Angon, salah satu mitra binaan YBM PLN. Program tersebut dirancang tidak hanya untuk menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi anggota kelompok usaha.

banner 1000x130

Selain panen lele, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan simbolis produk dari KUC Cah Angon dan KUC Ramaniya Crafter, serta penyaluran bantuan sembako kepada 16 mustahik. Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan berdampingan, khususnya dalam menyambut Ramadhan.

Ketua KUC Cah Angon, Andreadi Fitrianto, SE, mengatakan bahwa usaha budidaya lele yang dijalankan kelompoknya bukan sekadar mengejar hasil panen. Menurutnya, proses pendampingan telah membangun semangat belajar, kerja sama, dan kemandirian anggota kelompok. “Kami belajar mengelola usaha secara bertahap dan bertanggung jawab. Pendampingan yang konsisten membuat anggota semakin percaya diri untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ketua YBM PLN UIP JBTB, Gesmulyadi Qodri, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan umat. Ia menyampaikan bahwa bantuan sembako kepada mustahik merupakan bentuk kepedulian jangka pendek, sementara program usaha produktif seperti KUC Cah Angon menjadi investasi sosial jangka panjang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan dari pihak Kecamatan Gayungan. Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Gayungan, Purwaningsih, menilai program pemberdayaan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi warga. “Sinergi antara lembaga filantropi, kelompok usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar pemberdayaan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan,” katanya.

Hal senada disampaikan Aning, perwakilan Kecamatan Gayungan, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan pemerintah setempat, PLN, serta unsur TNI dan Kepolisian sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi umat berbasis nilai kebersamaan dan kemandirian.

Melalui program tersebut, YBM PLN mendorong pergeseran paradigma filantropi Islam dari bantuan konsumtif menuju pengelolaan dana sosial yang produktif dan berkelanjutan. Panen lele KUC Cah Angon menjadi contoh bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak hanya diwujudkan dalam ritual ibadah, tetapi juga melalui penguatan ekonomi masyarakat. (@dex)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130