banner 1000x130
Berita  

Pilih Jalur Damai Daripada Laporan Ditangani, Jurnalis Halim Minta SP3 Dan Desak Copot Kapolresabes Medan

banner 2500x130

MEDAN |Nusantara Jaya News — Abd Halim (26) Jurnalis Media Online Sumatera Utara yang menjadi korban penganiayaan dengan tindak kekerasan bersama-sama akhirnya angkat suara mengenai tindaklanjut dari proses penanganan perkara laporannya dan memilih jalur damai, serta mencabut laporan yang menimpa dirinya. Minggu, 8 Februari 2025.

“Saya mengaku kecewa, berbulan-bulan semenjak menjabat Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak tidak kunjung menangkap tersangka pelaku penganiayaan tanpa kepastian hukum dan hanya memberikan janji palsu saat bertemu, sampai akhirnya memilih pasrah akan keadaan dan meminta dikeluarkannya Surat Penghentian Penyidikan (SP3),” ujarnya.

banner 1000x130

Halim juga menyerukan tagar #PercumaLaporPolisi sebagai bentuk kekecewaan akan penegakan hukum yang ada di Polrestabes Medan dan tidak akan lagi percaya dengan lembaga kepolisian yang dinilai sudah rusak dikarenakan banyak oknum tidak memiliki perasaan, hati nurani dan kemanusiaan untuk berpihak kepada yang lemah dan menindak yang bersalah.

“Beliau memang layak dicopot, karena selama ini terkesan tukang pencitraan, tebang pilih dalam menangani perkara, dengan segala saya hormat meminta kepada Kapolri dan Kapolda Sumut untuk segera mencopot Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Muhammad Hafizullah serta penyidik lainnya tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ia berharap kepada Presiden Prabowo Subianto untuk turut mengevaluasi besar-besaran institusi kepolisian lewat Komisi Reformasi Polri karena lembaga ini dinilai sangat jauh dari apa yang diharapkan, menjadi alat penyalahgunaan kewenangan secara besar-besaran dan menjadi tempat pencari keadilan yang sangat menakutkan.

“Dibawah kepemimpinan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak hukum masih tajam kebawah dan tumpul keatas. Saya ingatkan kepada Kapolrestabes Medan untuk mengurangi pencitraan dan jangan terlalu pasang badan terhadap oknum anggota yang bermasalah. Mulai sekarang kita akan buka-bukaan. Semoga tidak di tersangkakan” pungkasnya mengakhiri. (AH)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130