Tegal |Nusantara Jaya News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tegal membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk tetap produktif. Memanfaatkan area beranggang yang biasanya hanya menjadi zona pengamanan, Lapas Tegal berhasil mengubahnya menjadi lahan pertanian produktif. Pada hari ini, area tersebut menjadi saksi keberhasilan program kemandirian melalui panen raya sayuran, Kamis 26 Februari 2026.
Kegiatan panen ini dipimpin langsung oleh Ka KPLP bersama Kasubsi Keamanan. Keterlibatan pejabat struktural ini menunjukkan dukungan penuh terhadap optimalisasi aset lapas, sekaligus memastikan bahwa pengawasan keamanan tetap berjalan beriringan dengan kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Tanaman kacang panjang yang dipanen tampak tumbuh subur dan berkualitas tinggi. Hasil ini merupakan buah dari perawatan intensif yang memanfaatkan teknik pertanian perkotaan di lahan sempit. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara petugas dan warga binaan dalam mengelola lingkungan kantor secara bermanfaat.
Seluruh hasil panen tersebut nantinya akan dikelola secara mandiri oleh pihak Lapas Tegal. Selain untuk mendukung ketahanan pangan internal, hasil ini diharapkan mampu memotivasi warga binaan agar memiliki keterampilan praktis di bidang pertanian setelah bebas nanti.
(Thom)
















