Bangli |Nusantara Jaya News – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Bantuan Rumah Swadaya Masyarakat Bali (BARUSAMI), yang berlangsung pada Kamis, 27 Februari 2026, pukul 11.20 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan di Wantilan Desa Lembean, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Kintamani. Program BARUSAMI diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung kesejahteraan sosial di daerah pedesaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari unsur TNI, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten. Hadir langsung Ida Dewa Agung Handi Saputra, selaku Dandrem 163/Wira Satya, didampingi Kasi Ter Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, S.Sos., M.Han. Turut hadir Kabid Perkim Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali Ni Made Rai Suwartini, ST, MT, serta Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinata Utama.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli Anak Agung Putra Suryadarma, S.Sis, Camat Kintamani, Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Inf I Ketut Suparwan, anggota Polsek Kintamani, serta 48 kepala desa se-Kecamatan Kintamani bersama perwakilan masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Dandrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Dewa Agung Handi Saputra, SH menegaskan bahwa TNI selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya yang kurang mampu. Ia menekankan bahwa program bedah rumah tidak layak huni merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat.
“TNI selalu siap siaga membantu masyarakat, baik dalam program bedah rumah, pendampingan pertanian, maupun penanganan bencana alam. Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki hunian yang layak dan sehat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa jumlah rumah tidak layak huni yang akan direhabilitasi melalui program BARUSAMI di Kecamatan Kintamani sebanyak 47 unit. Program ini menitikberatkan pada prinsip tepat sasaran, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Provinsi Bali bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Bangli berharap pelaksanaan program BARUSAMI dapat berjalan lancar, transparan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi lintas sektor ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam pembangunan berbasis kerakyatan di Bali.
Demikian laporan dari lokasi.
(I Made Sukadana)
















