banner 1000x130

Transformasi Spiritual di Balik Jeruji, Lapas Batang Gelar Wisuda Santri dan Perjanjian Kerjasama Lintas Sektoral

banner 2500x130

Batang |Nusantara Jaya News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan Pengajian Peringatan Isra Mi’raj sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan yang dirangkaikan dengan Wisuda Santri Pondok Pesantren Darut Taubah serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahun anggaran 2026, Rabu (4/2). Kegiatan ini diselenggarakan di aula Lapas Batang sebagai wujud pembinaan kepribadian serta penguatan sinergitas antar instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Kegiatan ini menjadi panggung apresiasi bagi 9 orang warga binaan yang resmi diwisuda sebagai santri tahfidz dan santri terbaik. Keberhasilan mereka menghafal rata-rata 2 juz Al-Qur’an di tengah masa pidana menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kepribadian di Lapas Batang.

banner 1000x130

​Kepala Lapas Batang, Nurhamdan, dalam sambutannya menekankan bahwa keterbatasan ruang bukan penghalang bagi warga binaan untuk meraih prestasi spiritual.

​”Hari ini kita melihat bukti kesungguhan. Wisuda 9 santri ini adalah modal besar bagi mereka untuk kembali ke masyarakat. Nilai-nilai spiritual adalah landasan utama pembinaan kami agar mereka menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan bertakwa,” tegas Nurhamdan.

Hadir mewakili Kepala Kanwil Direktorat jenderal pemasyarakatan (ditjenpas) Jawa Tengah, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Muhammad Susanni, menyatakan bahwa pembangunan akhlak adalah hal yang fundamental sebelum warga binaan menjalani reintegrasi sosial. Menurutnya, kecerdasan tanpa akhlak justru berisiko tinggi.

​”Akhlak yang baik akan mengubah pikiran, ucapan, dan tindakan menjadi kemaslahatan. Kami berharap warga binaan menjadi pribadi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki etika yang mapan,” ujar Susanni

Sebagai upaya mengoptimalkan tugas dan fungsi pemasyarakatan, Lapas Batang melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan berbagai instansi lintas sektoral antara lain RSUD Kabupaten Batang, Puskesmas Warungasem, Apotek Subur Sehat, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kabupaten Batang, Yayasan Wahana ilmu, dan Universitas Semarang (USM). Selain itu turut hadir beberapa stakeholder terkait seperti DMA Collection Pekalongan, Kementerian Agama Kabupaten Batang, dan Puskesmas Batang 3.

Kegiatan ditutup dengan tausyiah edukatif oleh Ustadz Nur Syahid mengenai urgensi salat sebagai pencegah perbuatan keji dan mungkar, sebagai suatu yang tidak bisa dipisahkan dari peringatan isra mi’raj

“​Salat bukan sekadar kewajiban rutinitas, melainkan benteng pertahanan bagi setiap muslim. Jika salat dikerjakan dengan benar dan khusyuk, ia secara otomatis akan memfilter hati dan pikiran kita, sehingga muncul rasa malu dan takut untuk melakukan perbuatan keji maupun mungkar.” Ujar Gus Nur

Hadir pula dalam acara tersebut para Kepala UPT se-Eks Karesidenan Pekalongan antara Kepala Lapas Kelas llA Pekalongan, Kepala Rutan Kelas llA Pekalongan, dan Kepala Bapas Kelas ll Pekalongan. Kegiatan juga dimeriahkan dengan iringan irama dari kelompok hadroh al hijaaz sebagai pelengkap kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan yang berjalan dengan aman dan tertib dibawah pengawasan petugas pengamanan lapas batang dan diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang, baik dalam peningkatan kualitas pribadi warga binaan maupun dalam memperkuat sinergitas lapas batang dengan instansi pemerintah dan stakeholder terkait.

​(Thom)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130