Bangkalan |Nusantara Jaya News — Warga di salah satu desa di Kabupaten Bangkalan digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di atas pohon.
Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh masyarakat setempat dan kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kasihumas Polres Bangkalan, IPDA Agung,
menjelaskan bahwa korban diketahui berinisial SD. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban sempat pamit kepada adiknya untuk pergi mengambil ayam. Namun hingga beberapa waktu kemudian, korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Merasa khawatir, pihak keluarga mulai mencari keberadaan korban dengan menanyakan ke berbagai tempat dan meminta informasi kepada kerabat serta warga sekitar.
Upaya pencarian tersebut berlangsung selama beberapa hari, hingga akhirnya muncul informasi dari seorang saksi yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.
“Saksi tersebut melihat ada sesosok orang dengan kepala atau leher terikat di atas pohon,” ujar IPDA Agung. (16/2)
Temuan itu kemudian dilaporkan ke grup WhatsApp desa dan segera disampaikan kepada keluarga korban.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, keluarga korban mendatangi lokasi dan memastikan bahwa sosok yang tergantung di pohon tersebut benar adalah anggota keluarga mereka. Warga sekitar kemudian menurunkan korban dengan alat seadanya dan melaporkan kejadian itu ke polsek setempat.
Korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka. Pihak kepolisian dari Polres Bangkalan bersama tim Inafis dan tenaga medis segera mendatangi lokasi serta rumah korban untuk melakukan pemeriksaan.
“Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis dan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana,” jelas IPDA Agung.
Berdasarkan keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi. Meski demikian, polisi tetap melakukan langkah-langkah administrasi dan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental anggota keluarga dan lingkungan sekitar.
Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya tanda-tanda gangguan psikologis agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.(Red)

















