banner 1000x130

Bank Indonesia Gelar Takjil War Tingkatkan Transaksi Qris di Bulan Ramadhan

banner 2500x130

Bali |Nusantara Jaya News — Kantor Perwakilan wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) provinsi Bali optimis target Qris tahun 2026 akan tercapai. Optimisme ini diukur dari meningkatnya penggunaan Qris di Bali yang menunjukkan peningkatan pada tahun 2025 hingga periode januari 2026 hingga mencapai 135 juta user.

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto, pada acara Bincang dengan Media, kamis (5/3/2026) menyampaikan, bahwa Bi selalu memonitoring transaksi yang dilakukan masyakarat guna mengetahui perkembangan Qris di Bali.

banner 1000x130

” User atau pengguna yang ber KTP di Bali untuk pengguna Qris itu jumlahnya sudah mencapai 1.13 juta tahun 2025 dan volume transaksinya yang di hitung sekali scan di tahun 2025 telah mencapai 172 kali scan, “ungkapnya.

Sementara jumlah Merchant Qris yang ada di Bali tahun 2025 telah mencapai 1.08 juta. Sehingga tahun 2026, dan per Januari 2026 realisasi Qria mencapai 1.38 juta merchant.

“Kita targetkan terus bertambah, untuk volume transaksi targetnya ditingkat dari target tahun lalu sebesar 135 juta , ” lanjutnya.

Ia menyebut, mulai dari Qris diperkenalkan tahun 2021, terus mengalami perbaikan dimana penggunaan Qris di dominasi dari daerah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) dannyang paling banyak adalah usaha Mikro dan usaha kecil.

“Ini sejalan dengan upaya yang dilakukan BI selain efisiensi juga memudahkan usaha Mikro dan usaha kecil melakukan transkasi dengan masyarakat untuk inklusi keuangan,” imbuhnya.

Untuk mendukung perluasan digitalisasi dan operasional sistem pembayaran menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), BI juga mengadakan program Takjil War untuk mendorong akusisi Merchant Qris, dan meningkatkan penggunaan Qris oleh masyarakat di pasar Ramadhan Komunitas Muslim Kota Denpasar.

“Kita mendorong masyarakat untuk belanja takjil menggunakan Qris, jadi merchant yang banyak bertransaksi Qris akan kita beri apresiasi,” ucapnya lagi.

Selain itu, Bi juga melakukan edukasi transaksi aman menggunakan Qris pada moment Penukaran uang, serta kolaborasi dengan kegiatan budaya seperti Festival Harmoni Imlek.

Terkait dengan banyaknya masalah yang dihadapi penggunakan Qris seperti saldo terpotong saat transaksi gagal Qris, Indra meminta agar masyarakat tidak panik.

“dana akan kembali otomatis melalui proses refund dalam 1×24 jam hingga beberapa hari, atau bisa segera melapor ke bank penyedia aplikasi dengan membawa bukti transaksi, ” tutupnya. (tik).

Dalam Bincang dengan media, hadir petinggi BI diantaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ronald D.Parluhutan, Ekonom Ahli Bank Indonesia Provinsi Bali, Muhamad Shiroth dan Kepala Devisi Bank Indonesia Provinsi Bali, Henry Nosih Saturwa . (tik)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130