banner 1000x130
Berita  

Diduga Diintimidasi Oknum Aparat dan Pihak Tuak Tabo, LMND Binjai Angkat Bicara

banner 2500x130 banner 1000x130

BINJAI|Nusantara Jaya News — Ketua dan sejumlah kader Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Binjai mengaku mendapat dugaan intimidasi dari oknum aparat dan pihak yang diduga terkait dengan aktivitas Tuak Tabo setelah organisasi tersebut menyoroti aktivitas tempat hiburan tersebut yang dinilai masih beroperasi dan memutar musik DJ di bulan suci Ramadhan.

 

banner 1000x130

Ketua LMND Binjai, Ew Gurky, mengatakan bahwa setelah pihaknya menyampaikan kritik terkait aktivitas Tuak Tabo yang diduga mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat saat tarawih dan tadarus, muncul berbagai bentuk tekanan dari pihak tertentu.

 

Salah satu dugaan intimidasi tersebut datang dari seorang oknum berinisial J yang diduga merupakan oknum aparat. Oknum tersebut menghubungi Ew Gurky melalui sambungan telepon dan melontarkan kalimat bernada sindiran.

 

“Oknum tersebut menelpon saya dan mengatakan, ‘Udah hebat kali bro ku tengok di media soal Tabo’. Kami menilai ucapan tersebut sebagai bentuk intimidasi karena kami menyoroti aktivitas Tuak Tabo yang terjadi di bulan Ramadhan,” ujar Ew Gurky.

 

Tidak hanya itu, dugaan intimidasi juga dialami oleh salah satu kader LMND Binjai, Dwiky Ananda. Ia disebut mendapatkan tekanan dari pihak yang diduga terkait dengan Tuak Tabo agar tidak lagi menyinggung persoalan tersebut.

 

“Dwiky Ananda juga mendapatkan tekanan dengan kata-kata seperti ‘jangan sok hebat kali kau’, saat dibujuk agar tidak lagi menyinggung atau mengkritik aktivitas Tuak Tabo,” tambahnya.

 

Selain dugaan intimidasi tersebut, LMND Binjai juga menyampaikan kekecewaan terhadap sikap **Satuan Polisi Pamong Praja Kota Binjai, khususnya Kepala Satpol PP Binjai Arief Budiman Sihotang, yang dinilai tidak merespons saat dihubungi terkait laporan masyarakat.

 

Menurut Ew Gurky, pihaknya telah mencoba menghubungi Kasatpol PP Binjai setelah beredarnya video pada 12 Maret 2026 yang memperlihatkan adanya aktivitas musik DJ di lokasi Tuak Tabo saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah tarawih dan tadarus. Namun hingga kini tidak ada tanggapan dari pihak terkait.

 

LMND Binjai berharap Pemerintah Kota Binjai dan aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban masyarakat selama Ramadhan, serta memberikan perlindungan terhadap aktivis atau masyarakat yang menyampaikan kritik demi kepentingan publik.(IHB)

banner 2500x130 banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130