Badung |Nusantara Jaya News – Untuk ke-6 kalinya Parade Ogoh-Ogoh kembali digelar Pengelola Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park Bali di area Taman Budaya GWK, Badung, Bali, pada minggu (22/3/2026).
Animo banjar-banjar wilayah Kuta Selatan Badung Bali ini begitu besar untuk ikut berpartisipasi dalam parade ogoh-ogoh yang rutin dilaksanakan satu tahun sekali inj. Pihak GWK terpaksa mengkurasi 33 ogoh-ogoh yang terdaftar, menjadi 15 ogoh-ogoh yang dinyatakan lolos mengikuti parade ogoh-ogoh.
Lebih dari 5.000 pengunjung datang untuk menyaksikan parade dan lomba ogoh-ogoh ini. sebagian besar pengunjung adalah wisatawan domestik.
Direktur Operasional GWK Cultural Park Ch Rossie Andriani mengungkapkan, Parade ogoh-ogoh ini memiliki konsep sebagai ruang apresiasi tak hanya pertunjukan seni tetapi bentuk apresiasi yang tinggi untuk generasi muda khususnya Kuta Selatan yang telah bekerja keras membuat karya yang bagus.
“Kami inginkan setiap generasi muda tetap menjaga budaya Bali. Dengan ada nya festival ini, budaya Bali tetap ada dan tidak tergerus oleh budaya lain. Ini sebuah apresiasi yang memperkuat budaya Bali di mata dunia, ” ucap Rossie pada press conference yang dilaksanakan satu jam sebelum acara dimulai.
Sementara itu, General Manager Marketing Communication & Event GWK Cultural Park Bali, Andre R Prawiradisastra menyampaikan
proses rekrutmen peserta ogoh-ogoh dimulai sejak awal Desember.
“Ketika kita buka pendaftaran pada bulan Desember dan bersosialisasi akhirnya ada 32 peserta yang mendaftar. Tetapi kami tidak mungkin menampilkan semua sehingga diakurasi menjadi 15 Banjar terbaik yang dipilih dan tampil, “jelas Andre.
Lebih Lanjut Andre mengatakan, untuk saat ini, Pihak GWK masih berfokus menggelar lomba ogoh-ogoh di wilayah Kita Selatan, namun tak. menuntut kemungkinan pihak GWK akan memperluas ke wilayah lain dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Badung.
Selanjutnya, Kurator, Anak Agung Gede Agung Rama sebagai juri menyebutkan ada tiga kriteria penilaian yaitu Kekuatan, Teknik dan Unik, serta Kreativitas dan tampilan.
Akan dicari empat juara di Parade Ogoh-ogoh yaitu juara 1, juara2, juara 3 dan juara harapan yang akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai puluhan juta rupiah.
Adapun Juara Pertama Festival ogoh-ogoh tahun ini diraih oleh Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa dari Banjar Bualu dengan judul ogoh-ogoh “Roga Sanggara Bumi”, disusul Juara Kedua yang diraih oleh Sekaa Teruna Setya Budhi dari Banjar Ubung dengan judul ogoh-ogoh “Pragola Mayuda Pralaya”, serta Juara Ketiga oleh Sekaa Teruna Widya Dharma dari Banjar Tengah dengan judul ogoh-ogoh “Asuri Bava”.
Sementara itu, Juara Favorit Pilihan Pengunjung juga diraih oleh Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa dari Banjar Bualu.
Selain lomba Ogoh-Ogoh sebagai puncak acara, festival ini juga turut menggandeng UMKM dan brand lokal yang menjajakan berbagai produk menarik sebagai bentuk upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lewat program My Melali GWK Market yang dilaksanakan tanggal 21-23 Maret 2026, serta penampilan Pemoeda Soeka Karaoke yang memberikan hiburan interaktif bagi pengunjung. (Tik)

















