banner 1000x130

Jelang Arus Mudik 2026, Polres Pemalang Dirikan 7 Pospam dan Kerahkan Ratusan Personel

banner 2500x130 banner 1000x130

Pemalang |Nusantara Jaya News – Kepolisian Resor Pemalang menggelar Operasi Ketupat Candi 2026 selama 13 hari untuk mengamankan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

 

banner 1000x130

Operasi pengamanan tersebut berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dan melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi.

 

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan bahwa operasi ini difokuskan untuk menjaga keamanan serta kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran.

 

Menurutnya, Polres Pemalang telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan yang berfungsi sebagai pusat pelayanan dan informasi bagi pemudik.

 

“Sebanyak tujuh pos telah didirikan untuk mendukung pengamanan arus mudik di wilayah Kabupaten Pemalang,” ujar Rendy, Jumat 13 Maret 2026.

 

Dari tujuh pos tersebut, satu di antaranya merupakan pos terpadu yang berada di kawasan Exit Tol Gandulan.

 

Pos ini menjadi titik utama pelayanan terpadu bagi pemudik yang melintas melalui jalur tol.

 

Selain itu, satu pos pengamanan juga ditempatkan di kawasan Alun-alun Kabupaten Pemalang yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

 

Sementara empat pos pelayanan didirikan di sejumlah lokasi strategis yang menjadi simpul transportasi.

 

Keempat lokasi tersebut berada di Kecamatan Randudongkal, Rest Area KM 319B, Stasiun Kereta Api Pemalang, serta Terminal Induk Pemalang.

 

Polres Pemalang juga mendirikan satu pos cek poin di jalur arteri Pantura wilayah Kecamatan Comal.

 

Pos ini berfungsi sebagai titik pengawasan arus kendaraan yang melintas di jalur utama pantai utara Jawa.

 

Dalam operasi tersebut, Polres Pemalang menyiagakan sebanyak 404 personel.

 

Para personel tersebut merupakan bagian dari kekuatan gabungan yang melibatkan unsur TNI, instansi pemerintah daerah, serta berbagai komponen masyarakat.

 

Seluruh personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

 

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada objek vital, kawasan wisata, serta pusat keramaian masyarakat selama libur Lebaran.

 

Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan lalu lintas di jalur Pantura maupun jalan tol.

 

Untuk mengurangi kemacetan, Polres Pemalang telah menyiapkan dua jalur alternatif yang dapat digunakan apabila terjadi penumpukan kendaraan.

 

Jalur alternatif pertama menghubungkan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Pekalongan melalui Kecamatan Bantarbolang dan Kecamatan Bodeh hingga menuju Kecamatan Kesesi di Kabupaten Pekalongan.

 

Sementara jalur alternatif kedua menghubungkan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Tegal.

 

Rute ini melewati Kecamatan Randudongkal dan Kecamatan Warungpring hingga menuju Kecamatan Jatinegara di Kabupaten Tegal.

 

Menurut Kapolres Pemalang, pengalihan arus akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi kepadatan kendaraan di jalur utama.

 

Selain menyiapkan jalur alternatif, Polres Pemalang juga membentuk sejumlah tim khusus untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

 

Terdapat empat tim urai yang disiagakan selama Operasi Ketupat Candi 2026.

 

Tim pertama bertugas di jalur tol untuk memantau pergerakan kendaraan yang melintas di ruas tol wilayah Pemalang.

 

Tim kedua ditempatkan di jalur arteri Pantura wilayah timur yang menjadi salah satu titik rawan kepadatan kendaraan.

 

Tim ketiga bertugas di jalur protokol Kota Pemalang yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

 

Sementara tim keempat ditempatkan di jalur arteri wilayah selatan yang menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang menghindari kepadatan di Pantura.

 

Melalui berbagai langkah pengamanan tersebut, Polres Pemalang memastikan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Kapolres Pemalang juga mengimbau para pemudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.

 

Ia meminta masyarakat untuk memperhatikan rambu-rambu jalan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

“Patuhi peraturan lalu lintas dan ikuti instruksi petugas agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar,” kata Rendy.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila mengalami kendala selama perjalanan.

 

Polres Pemalang menyediakan layanan Hotline Polri 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

 

Melalui operasi pengamanan tersebut, kepolisian berharap arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Pemalang.

 

(Thom)

banner 2500x130 banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130