banner 1000x130
Polri  

Kapolda Jatim Pantau dan Anev Operasi Ketupat Semeru 2026 dari Pelabuhan Ketapang, Fokus Arus Balik dan Kawasan Wisata

banner 2500x130 banner 1000x130

Banyuwangi |Nusantara Jaya News — Kapolda Jawa Timur bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim melaksanakan pemantauan langsung serta Analisa Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat Semeru 2026 secara interaktif bersama Kapolri melalui sambungan video conference dari kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada 24 Maret 2026.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Timur berjalan aman, lancar, dan terkendali, khususnya di titik-titik strategis seperti pelabuhan, jalur wisata, dan jalur utama arus balik.

banner 1000x130

Dalam laporan kepada Kapolri, Kapolda Jawa Timur menyampaikan bahwa situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Jawa Timur secara umum dalam kondisi aman dan terkendali, meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, tercatat volume kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur mencapai 1.711.044 unit atau mengalami kenaikan sebesar 18 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan umum mencapai 2.321.319 orang atau meningkat sebesar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menghadapi arus balik Lebaran, Polda Jawa Timur telah menyiapkan berbagai strategi, salah satunya dengan menyiapkan manajemen buffer zone berupa 16 kantong parkir di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2026.

Selain jalur penyeberangan, perhatian juga difokuskan pada kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur Lebaran. Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah kawasan wisata di Kota Batu yang tercatat mengalami lonjakan pengunjung hingga mencapai 43.497 orang. Untuk mengantisipasi kemacetan dan kepadatan, Polda Jatim mengoptimalkan tim urai di titik-titik kepadatan lalu lintas.

Kapolda Jatim juga menyampaikan langkah mitigasi cuaca mengingat berdasarkan prakiraan cuaca, beberapa wilayah di Jawa Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Oleh karena itu, Polda Jatim mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang dapat mengganggu arus lalu lintas maupun keselamatan masyarakat.

Melalui Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan wisatawan, demi mewujudkan arus balik yang aman, lancar, dan berkesan melalui semangat “Jogo Jatim” yang Presisi dan Humanis.

Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait diharapkan dapat terus terjaga sehingga pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026 dapat berjalan dengan optimal dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat. (Red)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130