GRESIK |Nusantara Jaya News – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turun langsung meninjau kondisi pasar dengan menyapa pedagang dan masyarakat, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang hari raya.
Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok serta mengantisipasi lonjakan harga di momen hari besar keagamaan.
Sidak dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kepala Dinas Koperindag Gresik, Darmawan, dengan melibatkan jajaran Satgas Pangan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.
Lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Pasar Baru Gresik, pasar modern Superindo, hingga Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Gresik.
Dari hasil pemantauan di lapangan, secara umum stok kebutuhan bahan pokok masih dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.
Meski demikian, terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan bawang, yang dipicu faktor cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan sehingga berdampak pada hasil panen petani.
Kepala Dinas Koperindag Gresik, Darmawan, menyampaikan bahwa harga bahan pokok di pasaran masih tergolong stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga memastikan distribusi barang berjalan lancar tanpa kendala berarti dari para pedagang.
“Dari hasil sidak, harga masih relatif stabil dan stok barang mencukupi. Pedagang juga tidak mengalami kesulitan pasokan, sehingga kebutuhan masyarakat selama Lebaran dipastikan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan masih cukup dan terjamin.
“Kami bersama pemerintah daerah telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil. Stok masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga mengingatkan pedagang agar tetap mematuhi HET demi menjaga stabilitas harga,” tegasnya.
Selain itu, hasil sidak di Rumah Potong Hewan menunjukkan bahwa ketersediaan daging sapi dan unggas juga dalam kondisi aman. Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menyiagakan tenaga pemotong untuk memastikan pasokan tetap terjaga selama periode Lebaran.
Adapun harga rata-rata sejumlah bahan pokok di Gresik antara lain beras premium Rp14.900/kg, beras medium Rp12.600/kg, cabai rawit Rp90.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, telur Rp29.000/kg, daging ayam Rp44.000/kg, dan daging sapi Rp113.000/kg. Secara umum, harga masih dalam batas wajar meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas.
Pemerintah Kabupaten Gresik bersama aparat kepolisian berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok guna memastikan masyarakat dapat menjalani perayaan Idul Fitri dengan tenang dan tercukupi.
(Thom)
















