MEDAN |Nusantara Jaya News — Kasus penemuan mayat perempuan di dalam boks kontainer plastik yang sempat menggegerkan warga Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, akhirnya mulai menemui titik terang.(12/3)
Polisi dilaporkan telah menangkap pelaku pembunuhan yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.
Sebelumnya, warga di kawasan tersebut dikejutkan dengan penemuan jasad seorang perempuan muda di dalam boks plastik berwarna putih dengan tutup biru yang diletakkan di bawah pohon pisang di ujung permukiman.
Korban diketahui berinisial RHM (20), seorang perantau asal Kabupaten Labuhanbatu Utara yang baru beberapa waktu menetap di Kota Medan.
Selama tinggal di Medan, RHM bekerja di sebuah toko ponsel dan menetap bersama orang tua sambung serta saudara tirinya.
Korban Tidak Masuk Kerja
Sebelum jasadnya ditemukan, korban diketahui tidak masuk kerja selama dua hari tanpa memberikan kabar.
Pihak tempat kerja mencoba menghubungi korban, namun nomor teleponnya sudah tidak aktif.
Karena khawatir, pemilik toko kemudian menghubungi keluarga korban di kampung halaman.
Kabar tersebut membuat keluarga terkejut, terlebih setelah mengetahui bahwa RHM ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Selama di Medan dia kerja di toko ponsel. Kami baru mendapat kabar sore ini dan sangat syok,” ujar salah satu kerabat korban.
Kronologi Penemuan Jasad
Penemuan jasad bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah boks plastik besar yang mengeluarkan bau tidak sedap.
Boks tersebut berada di bawah pohon pisang di ujung permukiman warga.
Awalnya warga mengira boks itu berisi bangkai hewan.
Namun saat dibuka, warga justru menemukan tubuh manusia yang terbungkus karung dan kain di dalamnya.
Warga kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kesaksian Warga
Sejumlah warga mengaku sempat melihat seorang pria mengenakan jaket ojek online datang ke lokasi menggunakan sepeda motor.
Pria tersebut terlihat berhenti sebentar di tempat boks plastik itu ditemukan sebelum kemudian pergi meninggalkan lokasi.
Kesaksian warga ini menjadi salah satu petunjuk penting bagi pihak kepolisian dalam proses penyelidikan.
Proses Hukum
Keluarga korban di Labuhanbatu Utara telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Saat ini kakak korban berada di Medan untuk mengurus administrasi serta laporan terkait kematian adiknya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap pembunuhan tersebut.
Kasus ini masih terus dalam penyelidikan lebih lanjut.(Ihb)
















