MEDAN|Nusantara Jaya News -Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkap fakta baru dalam kasus penemuan mayat seorang wanita muda di dalam boks di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban dan para pelaku diketahui tidak saling mengenal sebelumnya.
Calvijn menyebut korban berinisial RS (19). Sementara dua orang yang telah diamankan polisi masing-masing berinisial SA (19) dan SHR (19).
Menurutnya, dari dua orang yang terlibat dalam kasus tersebut, hanya satu pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap korban. Sedangkan satu pelaku lainnya diduga hanya membantu membuang jasad korban setelah kejadian.
“Korban dan pelaku tidak saling kenal. Pelakunya ada dua orang, tetapi pelaku utama hanya satu orang,” kata Calvijn saat prarekonstruksi di salah satu penginapan yang menjadi lokasi pembunuhan di Jalan Menteng 7 Gang Kenanga, Jumat (13/3/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian masih merahasiakan motif pembunuhan tersebut. Mantan Dirresnarkoba Polda Sumatera Utara itu mengatakan pihaknya akan segera menyampaikan motif dan perkembangan lanjutan kasus tersebut kepada publik.
“Besok saya akan menjelaskan motifnya dan kelanjutannya pada saat konferensi pers,” ujarnya.
Sebelumnya, warga di kawasan Jalan Menteng 7 Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sebuah boks kontainer pada Selasa (10/3) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kecurigaan warga bermula ketika melihat dua pria mengenakan seragam ojek online membuang boks tersebut di pinggir sungai. Awalnya warga mengira boks itu hanyalah barang bekas yang bisa dimanfaatkan.
“Awalnya warga melihat dua orang pria membawa boks dengan menggunakan seragam ojek online. Warga sempat ingin mengambil boks itu untuk keperluan rumah tangga. Dikira sampah, ternyata setelah dibuka ada mayat di dalamnya,” ujar Bambang S, salah seorang saksi mata.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan dan pihak kepolisian setempat. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah korban.
Sempat beredar kabar bahwa jasad tersebut merupakan korban mutilasi. Namun, polisi memastikan informasi itu tidak benar.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto menegaskan bahwa kondisi jenazah korban masih utuh.
“Kami menindaklanjuti dan mengembangkan penyelidikan. Tidak ada mutilasi, mayat masih dalam kondisi utuh,” tegas Bayu.(IHB)
















