Jakarta |Nusantara Jaya News – Masih ingat dengan vokal penuh penjiwaan Igan Andhika saat mengamankan posisi tiga besar di Rising Star Indonesia 2019? Setelah cukup lama dikenal lewat lagu-lagu balada yang menyayat hati, penyanyi
kelahiran Surabaya ini memutuskan untuk “pindah haluan” di awal tahun 2026.
Lewat single terbarunya yang berjudul “Satu-Satunya”, Igan resmi menanggalkan statusnya sebagai “spesialis galau”. Kali ini, ia bereksplorasi dengan warna RnB yang dibaluti dengan gitar
akustik, synthesizer, digital piano, dan beat agar mendapatkan
kesan RnB namun romantis dan menariknya, lagu ini “bilingual
single” campuran Bahasa Indonesia dan Inggris, yang
memberikan kesan modern dan smooth yang pas dengan
groove musiknya.
Karya ini diciptakan langsung oleh Igan Andhika, dengan dukungan Didiet Thambrin dalam penulisan liriknya. Melalui
nuansa bilingual (Indonesia – Inggris),
‘Satu-Satunya’ membawa
pesan mendalam tentang kesetiaan yang tak tergoyahkan. Lagu
ini bercerita tentang mencintai seseorang tanpa syarat. Walau
keadaan sesulit apapun, bahkan saat dunia seolah tak berpihak,
cinta itu tetap ada. Lagu ini sangat personal bagi saya, karena judulnya pun diambil dari penggalan lirik “Bagiku kau Satu-
Satunya”, ujar Igan.
Lewat “Satu-Satunya”
, perilisan ini diharapkan dapat memperkenalkan identitas musik Igan Andhika yang lebih luas, khususnya mereka yang gemar menikmati lagu-lagu musik RnB
pop dengan sentuhan romantis, bertema cinta yang ringan,
relevan, dan mudah didengar di berbagai suasana. Ke depan, Igan
juga berencana merilis karya secara konsisten sepanjang 2026
serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai musisi dan
produser Tanah Air.
(Ysf)
















