Karangasem |Nusantara Jaya News – Dalam rangka mendukung pelaksanaan rangkaian Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026, Badan Pengelola FKSPA Besakih bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar, Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, UPTD Puskesmas Rendang, serta Poltekkes Kemenkes Denpasar melaksanakan kegiatan edukasi, inspeksi mendadak (sidak), dan uji sampling makanan kepada para pedagang makanan cepat saji di Kawasan Suci Pura Agung Besakih.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para pedagang terhadap standar keamanan pangan, kebersihan, serta higiene sanitasi. Dengan demikian, makanan yang disajikan kepada para pamedek dan wisatawan diharapkan memenuhi standar kesehatan, aman, dan layak konsumsi.
Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Camat Rendang, Polsek Rendang, Danramil Rendang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bankamda Desa Adat Besakih, serta tim keamanan Badan Pengelola FKSPA Besakih, guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Kepala Badan Pengelola FKSPA Besakih, Lanang Muliarta, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menjamin keamanan pangan selama berlangsungnya IBTK. “Kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh makanan yang diperjualbelikan aman dikonsumsi oleh pamedek dan wisatawan, sekaligus menjaga kualitas pelayanan di kawasan suci,” ujarnya.
Berdasarkan hasil uji sampling yang telah dilaksanakan, astungkara tidak ditemukan kandungan zat dan bahan berbahaya pada makanan yang diperiksa, sehingga seluruh makanan dinyatakan layak untuk dikonsumsi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kawasan suci yang bersih, tertib, dan nyaman selama berlangsungnya rangkaian IBTK 2026.(red)

















