Surabaya |Nusantara Jaya News — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pertandingan bergengsi, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., bersama Wakapolda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim menerima audiensi dari perwakilan suporter Arema FC yang tergabung dalam Aremania serta suporter Persebaya Surabaya yang dikenal sebagai Bonek, Selasa (08/04/2026).
Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergisitas antara aparat keamanan dan kelompok suporter.
Audiensi ini juga bertujuan untuk meredam potensi konflik menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League musim 2025/2026, khususnya laga panas antara Arema FC Malang melawan Persebaya Surabaya yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan.
Dalam suasana yang sarat semangat persatuan, seluruh pihak yang hadir menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan sepak bola sebagai sarana pemersatu, bukan pemecah. Rivalitas yang selama ini identik dengan kedua tim besar Jawa Timur tersebut diharapkan dapat berubah menjadi energi positif yang menjunjung tinggi sportivitas.
Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa rivalitas dalam dunia olahraga merupakan hal yang wajar dan tidak terpisahkan. Namun demikian, ia menekankan bahwa rivalitas tersebut harus tetap berada dalam koridor yang sehat, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
“Aremania dan Bonek diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, damai, dan kondusif. Mereka juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi suporter lain di Indonesia dalam mendukung tim kebanggaan dengan cara yang beradab,” tegasnya.
Lebih lanjut, audiensi ini juga menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif bahwa perbedaan warna, identitas, dan loyalitas tidak menjadi penghalang untuk mencapai tujuan bersama, yakni menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.
Polda Jawa Timur turut mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para suporter sepak bola, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi antara aparat keamanan, klub, dan suporter diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim sepak bola yang sehat dan berdaya saing tinggi.
Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga menjadi simbol kedewasaan suporter dalam mendukung tim secara damai dan bermartabat.(Red)

















