Badung |Nusantara Jaya News – Konflik yang terjadi di Timur Tengah tak berpengaruh pada jumlah kunjungan ke kawasan the Nusa Dua Badung Bali. Akibat konflik tersebut, banyak wisatawan asing justru mengalihkan tujuan wisatanya yang semula ke Eropa menuju pulau Bali.
“Sekitar 300 wisatawan Australia yang tujuan Eropa mengalihkan liburannya ke Bali, ” jelas General Manager ITDC, I Made Agus Dwiatmika, saat mendampingi Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, S. E., dalam acara penyerahan bantuan sarana patroli perairan kepada satuan polair Polresta Denpasar, kamis (2/4/2026).
Ia menegaskan, meskipun terjadi konflik di negara lain, tak mempengaruhi kunjungan ke kawasan yang terkenal dengan waterblow-nya ini. Kunjungan ke kawasan ini masih di dominasi wisatawan internasional sekitar 58 persen dan ditambah dengan kunjungan wisatawan domestik pada hari lebaran kemarin.
Menurut Agus Dwiatmika, Waterblow dan perairan pantai yang indah masih menjadi destinasi favorit pengunjung sehingga memilih kawasan the Nusa Dua untuk menginap dan berlibur. Ia menyebut rara-rata kunjungan ke waterblow perhari diluar hari besar keagamaan sebanyak seribu orang. Ia berharap tingkat kunjungan bisa mencapai target 70 persen pada moment libur jumat Agung ini.
“Okupansi kunjungan 58 persen, untuk kunjungan wisatawan international, untuk hari raya lebaran cukup banyak dari wisatawan domestik. Untuk jumat Agung kita harapkan mencapai kunjungan 70 persen, ” ucapnya.
Sementara untuk memberikan keamanan dan kenyamanan wisatawan khususnya dikawasan perairan Nusa Dua, pihak ITDC melakukan kolaborasi dengan Petugas Polair Polresta Denpasar, dengan memberikan bantuan berupa 1unit Rubberboat, 1 Unit Mesin Boat dan 5 jaket pelampung.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, S. E., menegaskan bahwa tingkat keamanan di kawasan the Nusa Dua sejauh ini sudah cukup baik dan terkendali. Namun Ia tetap memastikan keamanan akan tetap terjaga dengan terus melakukan koordinasi bersama petugas keamanan terkait sarana yang dibutuhkan guna menunjang kerja para petugas keamanan.
“Alhamdulillah kalau saya lihat perjalanan selama ini dari pihak polri saya bisa merasakan bahwa tingkat keamanan cukup baik dan ini harus kami jaga dan pastikan keamanan itu bersama Polri terjaga dan baik. Jaminan sektor pariwisata hanya satu yang paling penting begitu aman maka semua wisatawan akan datang berkunjung, dengan usianya 53 Tahun tahun kita tidak bisa berdiri sendiri butuh bantuan dari Polri dari TNI agar semua ini aman dan produktif,” ucap Troy.(tik)















