banner 1000x130

Ledakan di PT Great Wall Steel Sidoarjo Tewaskan 1 Orang, Perusahaan Siap Tanggung Jawab Kerusakan Rumah Warga

banner 2500x130 banner 1000x130

SIDOARJO |Nusantara Jaya News – Insiden ledakan yang terjadi di lingkungan PT Great Wall Steel (GWS), Kabupaten Sidoarjo, pada Senin siang (6/4/2026), menimbulkan korban jiwa serta kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian.(7/4)

Pihak perusahaan melalui HRD General Affair, Heri Prasetyo, menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Ledakan diketahui terjadi saat proses pemotongan besi tua di area pabrik.

banner 1000x130

Heri mengungkapkan bahwa pihak perusahaan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat setelah menerima laporan dari warga terkait kerusakan bangunan akibat ledakan. Ia mengakui adanya dampak berupa getaran kuat hingga serpihan material yang mengenai permukiman warga.

“Kami juga tidak bisa menduga sampai sejauh mana kekuatan ledakan itu. Saya sudah mendengar ada beberapa warga yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan memastikan akan segera melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak. Manajemen juga telah memberikan instruksi agar penanganan dilakukan secara serius dan menyeluruh.

“Yang jelas kami bertanggung jawab terhadap kerusakan tersebut. Pesan dari pimpinan juga seperti itu,” tegas Heri.

Selain kerusakan bangunan, insiden ini juga menyebabkan korban dari pihak pekerja. Dua karyawan mengalami luka-luka dan saat ini telah mendapatkan penanganan medis dengan jaminan BPJS Ketenagakerjaan dari perusahaan.

“Untuk karyawan yang mengalami luka, seluruh haknya sudah kami penuhi melalui BPJS. Sedangkan korban meninggal merupakan pekerja eksternal, dan kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait,” jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan bahwa ledakan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka. Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menjelaskan bahwa insiden bermula saat proses pemotongan besi tua menggunakan alat las blender.

“Pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blender, terjadi ledakan dari besi tersebut,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media.
Korban luka diketahui berinisial P dan K, sementara satu korban lainnya berinisial R dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat ini, jajaran Polresta Sidoarjo bersama Polsek Waru serta Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Timur masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti ledakan serta mengantisipasi kemungkinan adanya bahan berbahaya lainnya di lokasi.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, tidak hanya terkait keselamatan kerja di lingkungan industri, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Warga berharap adanya penanganan cepat serta jaminan keamanan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Red)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130