Bali |Nusantara Jaya News – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman mengapresiasi kinerja media yang telah lama menjadi patner kerja dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh OJK khususnya OJK wilayah Bali.
Pada perkenalan perdananya sebagai Kepala OJK Bali menggantikan Kristrianti Puji Rahayu, dalam acara Ngorte (Ngobrol Update Berita) bersama media, jumat (10/4/2026) di Kantor OJK Bali, Ia mengaku bahwa media sangat berperan penting dalam mempublikasikan setiap kegiatan yang dilakukan OJK untuk masyarakat umum. Pria kelahiran Yogyakarta ini juga mengaku senang dipindahtugaskan ke Kantor OJK Bali.
“Dua kali saya di BI dan lanjut tiga kali di OJK di daerah-daerah dan alhamdulillah pada kesempatan ini saya dikasih kesempatan untuk ke Bali hari ini saya kira sesuatu yang sangat menggembirakan bagi kami karena kita tahu semua bahwa Bali adalah daerah yang menjadi tujuan, karena tempatnya enak, “ungkap Parjiman.
Dalam acara Ngorte tersebut, Selain menceritakan pengalamannya selama bertugas di berbagai daerah termasuk bertugas di Kalimantan Timur, Ia juga mengakui bahwa media berperan penting dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan OJK terutama di wilayah pelosok- pelosok.
“Terimakasih atas bantuan rekan-rekan media selama ini karena jujur, saya selama ini banyak dibantu oleh rekan-rekan media kita OJK tidak ada apa-apanya karena yang punya corong ke mana-mana itu media. Untuk menjangkau wilayah paling ujung di Bali itu langkah kita terbatas, “imbuhnya.
“Jujur kami sangat memerlukan bantuan dari tenaga kerja kalian (media). Oleh karena itu Sekali lagi saya terima kasih atas bantuan dari rekan-rekan semuanya,” imbuhnya lagi.
Parjiman berharap, kerjasama yang sudah di bangun OJK dengan media selama ini diharapkan bisa lebih baik dan lebih gencar lagi kedepannya, bahkan Ia mengusukan pemberikan reward untuk media yang aktif mempublikasikan kegiatan-kegiatan OJK.
Pada kesempatan tersebut Parjiman juga tak lupa menyampaikan perkembangan terkini perekonomian Bali. Menurutnya perekonomian Bali tumbuh bagus diatas Nasional.
“Kalau beberapa waktu yang lalu ditempat tugas saya yang lama malah di bawah nasional, karena tergantung pada satu sektor. Memang terkadang kita itu jadi kepikiran kalau ekonomi di suatu daerah itu hanya tergantung pada satu sektor saja. Di Bali kita tahu juga di dominasi sektor pariwisata tetapi ekonominya masih bagus, jika tidak terjadi covid, pariwisata di Bali akan terus berkembang,”tutupnya.(tik)















