banner 1000x130
PLN  

PLN UID Bali Uji Coba Friday Clean Energy Day, Dukung Kebijakan Energi Bersih Bali

banner 2500x130 banner 1000x130

Denpasar |Nusantara Jaya News – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali resmi menggelar uji coba perdana program _Friday Clean Energy Day_ yang akan diberlakukan setiap hari Jumat. Pada pelaksanaan Jumat pertama ini, PLN UID Bali mulai membatasi kendaraan berbahan bakar fosil untuk tidak memasuki dan memarkirkan kendaraan di area kantor sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup rendah emisi.

Program ini diterapkan secara bertahap kepada seluruh pengguna kantor, meliputi pegawai organik, tenaga alih daya, pengelola kantin, hingga mitra kerja lainnya. Melalui uji coba ini, PLN ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pengurangan emisi dapat dimulai dari lingkungan kerja.

banner 1000x130

Sebagai alternatif, para pengguna kantor didorong untuk beralih menggunakan transportasi umum, kendaraan listrik, bersepeda, maupun berjalan kaki atau berlari menuju tempat kerja, sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pada Jumat perdana pelaksanaan, tercatat partisipasi sebanyak 226 orang, dengan rincian 104 orang berjalan kaki/berlari, 20 pengguna sepeda, 17 pengguna mobil listrik, dan 40 pengguna sepeda motor listrik. Selain itu, terdapat 22 pengguna transportasi massal serta 23 pengguna kendaraan berbahan bakar fosil yang masih dalam tahap penyesuaian kebijakan.

Dari upaya tersebut, PLN UID Bali berhasil menekan emisi gas rumah kaca sebesar 315,512 kg CO₂e dalam satu hari pelaksanaan. Angka ini setara dengan emisi yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar fosil untuk menempuh sekitar 1.800–2.000 kilometer perjalanan, atau setara dengan daya serap karbon lebih dari 14 pohon dewasa dalam satu tahun.

Seluruh partisipasi dan kontribusi pengurangan emisi ini juga dilaporkan melalui aplikasi internal PLN sebagai bagian dari upaya pengukuran dampak program secara berkelanjutan.

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa Friday Clean Energy Day akan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat sebagai bentuk komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus menjawab tantangan global.

“Melalui Jumat perdana ini, kami ingin menanamkan kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya mengurangi penggunaan BBM, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat dan bebas polusi di lingkungan kerja. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari langkah adaptif PLN dalam menjawab dinamika geopolitik global yang berdampak pada sektor energi, khususnya ketahanan dan efisiensi energi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini juga selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mendorong energi bersih, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih serta Peraturan Gubernur Nomor 48 Tahun 2019 tentang percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

“PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. Friday Clean Energy Day menjadi bentuk nyata dukungan kami terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat transisi energi bersih, termasuk peralihan menuju kendaraan listrik,” tambahnya.

Ke depan, PLN UID Bali akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan program, termasuk memperluas partisipasi serta menyiapkan fasilitas pendukung seperti area parkir sepeda dan infrastruktur kendaraan listrik.

Melalui implementasi bertahap ini, PLN UID Bali berharap Friday Clean Energy Day tidak hanya menjadi program rutin, tetapi juga gerakan perubahan perilaku yang dapat menginspirasi masyarakat luas dalam mendukung masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.(Tik)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130