banner 1000x130
Berita  

Tidak Harus Punya Dapur MBG untuk Mengurangi Pengangguran

banner 2500x130 banner 1000x130

SERDANG BEDAGAI |Nusantara Jaya News – Di tengah hiruk-pikuk pembahasan mengenai program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu motor penggerak ekonomi, sebuah fenomena menarik terjadi di tingkat desa. Tanpa harus menunggu proyek besar dari pusat, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbukti mampu menjadi tulang punggung nyata dalam menekan angka pengangguran di daerah.
Contoh konkret keberhasilan ini terlihat di **Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai**. Dua unit usaha lokal, **Mie Ayam Abah** dan **Kedai Kopi Atook Space**, kini menjadi sorotan setelah berhasil menyerap total **40 orang tenaga kerja** dari lingkungan sekitar.
### **Kekuatan Ekonomi Lokal**
Pemilik kedua usaha tersebut, **Rizky Surya Prasertya**, mengungkapkan bahwa sektor kuliner memiliki daya ungkit yang sangat besar jika dikelola dengan serius. Meskipun bergerak di bidang yang berbeda—satu di kuliner tradisional dan satu lagi di industri kopi modern—keduanya memiliki misi yang sama: pemberdayaan pemuda lokal.
* **Mie Ayam Abah:** Menyasar pasar harian dengan volume tinggi, membutuhkan tim yang cekatan dalam produksi dan pelayanan.
* **Atook Space:** Hadir sebagai ruang kreatif dan tempat berkumpul, yang memerlukan staf barista serta pelayanan pelanggan yang mumpuni.
Sinergi dari kedua unit usaha ini menciptakan lapangan pekerjaan yang stabil bagi warga Desa Firdaus dan sekitarnya, membuktikan bahwa inisiatif swasta di tingkat kecamatan mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pesan bagi Kemandirian Ekonomi

Langkah yang diambil oleh Rizky menunjukkan bahwa untuk mengurangi angka pengangguran, masyarakat tidak harus bergantung sepenuhnya pada program-program besar pemerintah seperti Dapur MBG.

“Inisiatif lokal seperti ini adalah bukti bahwa kemandirian ekonomi bisa dimulai dari tingkat desa. Dengan 40 tenaga kerja yang terserap, ini setara dengan kapasitas perusahaan menengah, namun dengan sentuhan personal dan kedekatan sosial yang lebih erat,” ujar salah seorang warga setempat.

Keberadaan Mie Ayam Abah dan Atook Space di Sei Rampah diharapkan menjadi inspirasi bagi pengusaha muda lainnya di Serdang Bedagai untuk terus berinovasi. Sektor UMKM bukan sekadar bisnis kecil-kecilan, melainkan solusi nyata bagi tantangan ekonomi nasional yang dimulai dari akar rumput.(Fi)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130