banner 1000x130

Truk Bermuatan 1,5 Ton Jeruk Terjun ke Jurang 50 Meter di Kintamani, Satu Tewas dan Dua

banner 2500x130 banner 1000x130

Kintamani |Nusantara Jaya News — Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, yang melibatkan kendaraan pengangkut hasil panen jeruk. Insiden tragis ini menyebabkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan pendahuluan, kendaraan yang dikemudikan oleh Made Suratma, warga Bondalen, Buleleng, mengalami kecelakaan setelah sebelumnya digunakan untuk mengangkut sekitar 1,5 ton jeruk hasil panen dari lahan milik Ketut Budikarya yang berlokasi di Banjar Lateng, Desa Sukawana.

banner 1000x130

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kendaraan berusaha menanjak. Diduga karena tidak kuat menanjak dengan beban berat, kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan dan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi kendaraan, Made Suratma, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi.

Korban luka antara lain Kerut Darma, warga Bondalen, Buleleng, yang mengalami luka pada bagian kaki dan belakang dada, serta Luh Swastini (60), yang mengalami luka di bagian dada sebelah kiri.

Selain itu, sejumlah penumpang lainnya dilaporkan selamat, di antaranya Nengah Widiana (45), Wayan Suardana (43), Wayan Sudiartawan (43), Nyoman Mustika (45), Wayan Sudiarsa (45), dan Wayan Loka (47), yang seluruhnya merupakan warga Tajekule.

Setelah kejadian, para korban langsung mendapatkan penanganan awal dari tenaga medis setempat, yakni Bidan Kadek Yanri. Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menuju Puskesmas Kintamani untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya memperhatikan kapasitas angkut kendaraan serta kondisi medan, terutama di wilayah perbukitan seperti Kintamani yang memiliki kontur jalan ekstrem dan rawan kecelakaan.

Pihak berwenang diharapkan segera melakukan evaluasi serta langkah-langkah pencegahan guna meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang.
(Sukadana)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130