banner 1000x130
Berita  

Tim SAR Gunakan Alat Sonar Aquaeye untuk Cari Balita Terseret Arus di Wiyung Surabaya

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap MR (3,5), balita yang diduga terperosok ke selokan dan terseret arus di kawasan Wiyung, Surabaya. Pada hari ketiga pencarian, Kamis (26/12/2024), tim mengoperasikan alat pemindai sonar bawah air canggih bernama Aquaeye.

banner 1000x130

AquaEye adalah perangkat sonar genggam pertama di dunia yang menggunakan kecerdasan buatan untuk secara khusus mencari manusia di dalam air

Kasi Operasional Basarnas Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, menjelaskan bahwa Aquaeye memanfaatkan teknologi ultrasonik dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi tubuh manusia di bawah air. “Alat ini kami gunakan untuk membantu proses pencarian, tetapi sejauh ini belum memberikan hasil,” ujar Didit di Posko Pencarian Anak Tenggelam di Royal Residen Surabaya.

Alat tersebut dioperasikan di Sungai Makmur, tepatnya di sekitar wilayah SMPN 34 Surabaya. “Menurut informasi komandan tim, hari ini alat digunakan di area setelah jembatan SMPN 34. Kami akan melanjutkan pencarian besok,” katanya.

Didit menjelaskan, hasil pemindaian Aquaeye sejauh ini hanya menunjukkan simbol “X” di layar, yang menandakan keberadaan benda keras atau non-manusia. “Jika yang terdeteksi adalah manusia, maka akan muncul simbol ‘O’. Namun, dalam pencarian hari ini, semua laporan menunjukkan simbol ‘X’,” ungkapnya.

Pencarian menggunakan Aquaeye harus dilakukan bergantian karena Basarnas Surabaya hanya memiliki satu unit alat tersebut. “Kami juga sedang melakukan pencarian di Mojokerto, sehingga alat ini digunakan secara bergantian,” jelas Didit.

Meski demikian, tim SAR tetap berkomitmen untuk menemukan MR secepatnya. “Kami berharap dengan bantuan alat ini, posisi tubuh korban dapat segera diperkirakan dan ditemukan,” tuturnya.

Sementara keluarga korban serta warga setempat terus berharap agar MR dapat segera ditemukan. “Semoga pencarian ini segera membuahkan hasil dan memberikan kepastian bagi keluarga,” tutup Didit.

Pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan, dengan mengutamakan keselamatan dan efektivitas tim di lapangan. (Red)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130