banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130
Berita  

KNPI Sumut Dorong Bupati, Walikota, dan Gubernur Usulkan Bencana di Sumut Menjadi Darurat Bencana Nasional

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Medan |Nusantara Jaya News

— DPD KNPI Sumatera Utara mendesak seluruh kepala daerah—Bupati, Walikota, hingga Gubernur Sumut—untuk segera mengajukan permohonan penetapan Darurat Bencana Nasional kepada Pemerintah Pusat. Desakan ini muncul karena eskalasi bencana di berbagai wilayah Sumut telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah. Minggu (30/11).

banner 300x250

Ketua DPD KNPI Sumut, Aldi Syahputra Siregar, menyatakan bahwa kondisi bencana yang semakin meluas dan belum tertangani dengan baik membutuhkan intervensi penuh dari pemerintah pusat.
“Ini bukan soal kemampuan daerah, tetapi soal keselamatan rakyat. Ketika kapasitas daerah sudah terlampaui, maka pengajuan Darurat Bencana Nasional adalah langkah yang paling cepat dan paling tepat,” tegasnya.

Kondisi Terkini Berbagai Kabupaten/Kota di Sumatera Utara

1. Kota Medan — Marelan dan Belawan Belum Tertangani Optimal

Sejumlah kawasan padat penduduk seperti Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Belawan masih tergenang banjir. Banyak warga melaporkan minimnya bantuan dan lambatnya distribusi logistik ke daerah yang sulit diakses.

2. Kabupaten Langkat — Sudah 5 Hari Terendam, Warga Mulai Kekurangan Logistik

Di Langkat, banjir telah berlangsung lebih dari 5 hari, menyebabkan desa-desa terisolasi. Banyak warga mulai kekurangan makanan dan air bersih karena akses logistik terputus.

3. Tapanuli Selatan & Tapanuli Tengah — Banyak Desa Belum Tersentuh Bantuan

Di Tapsel dan Tapteng, banjir dan longsor memperparah kondisi. Sejumlah desa belum tersentuh bantuan karena akses jalan rusak parah. Warga harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan bantuan dasar.

4. Kabupaten Deli Serdang — Ribuan Warga Mengungsi

Di beberapa kecamatan seperti Percut Sei Tuan, Namorambe, dan Lubuk Pakam, banjir merendam permukiman dan memaksa ribuan warga mengungsi. Banyak keluarga masih menunggu bantuan makanan, selimut, dan layanan kesehatan.

5. Kabupaten Serdang Bedagai — Infrastruktur Rusak & Transportasi Terganggu

Di Serdang Bedagai, banjir memperparah kerusakan jalan, menutup jalur transportasi antar desa, dan merusak lahan pertanian masyarakat.

Mengapa Perlu Mengajukan Status Darurat Bencana Nasional?

Aldi Syahputra Siregar menyampaikan lima alasan utama:

1. Kapasitas kabupaten/kota sudah terlampaui secara logistik dan operasional.

2. Status nasional mempercepat mobilisasi bantuan BNPB, TNI–Polri, Basarnas, dan kementerian teknis.

3. Dukungan alat berat dan evakuasi dapat diprioritaskan tanpa hambatan kewenangan daerah.

4. Pembiayaan penanganan bencana tidak lagi sepenuhnya dibebankan kepada APBD.

5. Penanganan dapat dilakukan secara terpadu lintas wilayah, terutama di daerah yang saling terhubung dampaknya.

“Bukan Tanda Kegagalan Pemda, Ini Keberanian Menyelamatkan Warga”

Aldi menegaskan bahwa apa yang
disampaikan KNPI tidak bermaksud menyalahkan pemerintah daerah.
“Mengusulkan Darurat Bencana Nasional bukan berarti pemda gagal. Justru ini adalah langkah berani kepala daerah untuk mengutamakan rakyat di atas ego politik dan birokrasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa percepatan penanganan hanya bisa terjadi bila pemerintah pusat turun tangan penuh.

KNPI Sumut Siap Turun ke Lapangan

DPD KNPI Sumut juga menyatakan kesiapan untuk:
mengirim relawan ke wilayah terdampak,
mendukung dapur umum,
membantu distribusi logistik, dan
menguatkan komunikasi dan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Saat ini kita harus bergerak bersama. Pemerintah daerah jangan ragu meminta bantuan pusat. Jangan tunggu korban bertambah,” tutup Aldi Syahputra Siregar. *(RP)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130