banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130
Pemkot  

Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Hampir 5 Ton, DLH Catat Penurunan Signifikan Dibanding Tahun Lalu

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat volume sampah yang dihasilkan warga saat perayaan malam Tahun Baru 2026 mengalami penurunan cukup signifikan. Pada malam pergantian tahun yang berlangsung Rabu (31/12/2025), jumlah sampah yang terkumpul dari berbagai titik perayaan di Kota Surabaya mencapai hampir 5 ton.

Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto, mengatakan bahwa total sampah yang diangkut petugas kebersihan pada malam Tahun Baru tersebut tidak sampai menyentuh angka 5 ton. Sampah-sampah itu berasal dari sejumlah lokasi yang menjadi titik berkumpul masyarakat untuk merayakan pergantian tahun.

banner 300x250

“Jadi untuk tahun ini, tadi malam itu enggak sampai 5 ton sampah yang dihasilkan,” ujar Dedik saat ditemui pada Jumat (2/1/2026).

Beberapa titik yang menjadi pusat keramaian masyarakat dan turut menyumbang timbunan sampah antara lain kawasan depan Gedung Negara Grahadi, Taman Mundu, kawasan Kota Lama Surabaya, hingga Taman Suroboyo. Meski di lokasi-lokasi tersebut terjadi aktivitas perayaan, Dedik menyebut volume sampah yang dihasilkan masih tergolong rendah.

“Itu yang ngumpulnya masyarakat di sana. Tapi sampahnya juga enggak terlalu banyak,” jelasnya.

Dedik merinci, jenis sampah yang paling banyak dikumpulkan oleh petugas DLH didominasi oleh botol plastik bekas minuman, kardus, serta sampah sisa makanan dan minuman dari warga yang merayakan malam pergantian tahun di ruang publik.

Lebih lanjut, DLH mencatat adanya penurunan volume sampah yang cukup drastis jika dibandingkan dengan perayaan malam Tahun Baru pada tahun sebelumnya. Pada pergantian tahun lalu, jumlah sampah yang dihasilkan warga Surabaya tercatat mencapai sekitar 14 ton.

“Kalau tahun kemarin kurang lebih 14 ton,” ungkap Dedik.

Menurutnya, penurunan volume sampah tersebut tidak lepas dari adanya imbauan kepada masyarakat agar tidak merayakan Tahun Baru secara berlebihan. Imbauan itu dikeluarkan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di sejumlah wilayah di Indonesia yang masih terdampak bencana alam.

“Tahun ini memang sudah ada imbauan tidak mengadakan acara yang ramai, karena ada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera, seperti di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh,” tuturnya.

Dengan adanya imbauan tersebut, aktivitas masyarakat di lapangan dinilai berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga berdampak langsung pada menurunnya produksi sampah. DLH Kota Surabaya pun mengapresiasi kesadaran masyarakat yang dinilai semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus situasi kemanusiaan di daerah lain.

Ke depan, DLH berharap kesadaran warga dalam menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, serta merayakan momen tertentu secara bijak dapat terus meningkat, tidak hanya saat perayaan Tahun Baru, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. (Red)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130